Baik Mana antara Susu Formula dan Susu Pertumbuhan? Ini Bedanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 07 September 2020 | 14:42 WIB
Baik Mana antara Susu Formula dan Susu Pertumbuhan? Ini Bedanya!
Ilustrasi Susu (Pixabay/Couleur)

Suara.com - Air susu Ibu (ASI) adalah suatu hal yang sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Tapi, beberapa orangtua mungkin tidak bisa memberikan ASI untuk anaknya. Lantas, mereka mungkin kebingungan menentukan susu mana yang tepat untuk Si Kecil, apakah susu formula atau susu pertumbuhan.

Rachel Dawkins, MD, direktur medis Klinik Pengobatan Anak dan Remaja di Rumah Sakit Semua Anak Johns Hopkins di St. Petersburg, Florida, susu balita adalah susu formula yang dipasarkan agar sesuai untuk anak-anak usia 1 tahun ke atas saat mereka beralih dari susu formula bayi.

Meskipun susu pertumbuhan itu terdengar bagus untuk memenuhi nutrisi. Tapi dilansir dari Parents, banyak ahli yang tidak merekomendasikannya karena mengandung banyak pemanis tidak sehat.

Singkatnya, susu pertumbuhan untuk balita dipasarkan untuk anak usia 9 bulan hingga 3 tahun. Susu ini memang cukup mirip dengan susu formula bayi yang kebanyakan terbuat dari susu bubuk, pemanis dan minyak sayur.

Ilustrasi susu. (Pixabay)
Ilustrasi susu. (Pixabay)

Tapi, ada beberapa perbedaan penting, seperti komposisi, pelabelan dan persyaratan formula bayi diawasi oleh Food and Drug Administration (FDA).

Menurut George J. Fuchs, seorang ahli gastroenterologi anak di American Academy of Pediatrics Committe on Nutrition, hal serupa tidak berlaku pada susu pertumbuhan untuk balita.

Karena, susu pertumbuhan balita lebih banyak mengandung natrium, lemak dan gula daripada susu formula bayi. Artinya, Anda tidak disarankan memberikan minuman susu ini kepada bayi.

Sarah Schenker, ahli diet dilansir dari Baby Centre juga mengatakan bayi hanya membutuhkan ASI atau susu formula pertama (susu tahap pertama) sampai berusia 1 tahun.

Tapi, Sarah berpendapat bahwa balita juga tidak membutuhkan susu pertumbuhan atau yang dikenal sebagai susu balita, susu tahap tiga atau susu tahap empat.

baca juga

Setelah ulang tahun pertama, seharusnya ia mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dari makanannya. Jadi, dia tidak membutuhkan susu formula maupun susu pertumbuhan.

Anda bisa tetap menyusuinya atau menawarkan susu sapi berlemak penuh sebagai minuman penggantinya bila suka.

Susu pertumbuhan mungkin mengklaim memiliki nutrisi tambahan, tapi sebenarnya tidak lebih baik untuk anak daripada susu sapi.

Jika balita rewel dan susah makan, wajar bila Anda mengkhawatirkan kebutuhan nutrisinya. Tapi bila Anda memberinya ASI, maka cara ini bisa membuatnya kenyang dan sulit belajar makan dengan baik.

Sebaliknya, Anda cukup memberinya suplemen yang mengandung vitamin A, C dan D supaya Si Kecil memiliki nafsu makan lagi.

Departemen Kesehatan justru merekomendasikan agar semua anak minum vitamin setelah usia 6 bulan dan minum kurang dari 500 ml susu formula sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beberapa Pria Minum ASI untuk Bentuk Otot, Amankah?

Beberapa Pria Minum ASI untuk Bentuk Otot, Amankah?

Health | Senin, 07 September 2020 | 12:09 WIB

Promo Harga Diskon Akhir Pekan: Susu Pertumbuhan hingga Minyak Goreng

Promo Harga Diskon Akhir Pekan: Susu Pertumbuhan hingga Minyak Goreng

Lifestyle | Minggu, 06 September 2020 | 12:47 WIB

Minumlah 3 Jenis Susu Ini, Bisa Bantu Tidur Nyenyak dan Atasi Insomnia

Minumlah 3 Jenis Susu Ini, Bisa Bantu Tidur Nyenyak dan Atasi Insomnia

Health | Jum'at, 04 September 2020 | 19:55 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×