Benarkah Nasi Putih Bisa Sebabkan Diabetes? Cek Dulu Faktanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 08 September 2020 | 15:03 WIB
Benarkah Nasi Putih Bisa Sebabkan Diabetes? Cek Dulu Faktanya!
Nasi putih. [Shutterstock]

Suara.com - Sejak lama, nasi putih sudah dipandang buruk untuk kesehatan. Tak hanya berkaitan dengan kegemukan, tetapi juga meningkatkan kadar gula darah. Benarkah nasi putih seburuk ini?

Sebuah studi pada 130 ribu orang dewasa selama 10 tahun di 21 negara menunjukkan beberapa hasil yang tidak begitu baik pada nasi putih.

Berdasarkan penelitian, konsumsi nasi putih berkaitan dengan risiko tinggi diabetes. Bahkan risikonya ternyata lebih umum di antara populasi Asia Selatan.

Penelitian ini dilakukan secara besar-besaran dan bekerjasama antara peneliti darri berbagai negara, seperti China, Brasil, India, Amerika Utara dan Selatan, Eropa serta Afrika. Penelitian ini dipimpin oleh Bhavadharini Balaji dari Population Health Research Institute, Hamilton Health Sciences dan Universitas McMaster, Kanada.

Proses penggilingan dan pemolesan nasi putih menghilangkan nutrisi darinya, seperti vitamin B dan indeks glikemiknya yang tinggi menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Nasi putih (shutterstock)
Nasi putih (shutterstock)

Sebuah studi lama tahun 2012 dilansir dari Times of India, menemukan bahwa setiap prosi nasi tambahan meningkatkan risiko sebesar 11 persen.

Namun, temuan tersebut berubah tergantung pada negara tempat mereka melakukan penelitian. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 45 ribu peserta tidak menemukan peningkatan yang berarti pada diabetes dengan konsumsi nasi putih. Penulis studi juga telah melibatkan 21 negara untuk membuktikan hal tersebut.

Temuan Penelitian

Secara genetik, orang Asia Selatan cenderung terkena diabetes karena gaya hidup dan alasan biologis. Guna memahami data ini, mereka membandingkan temuan dari India, Bangladesh dan Pakistan.

Para partisipan dalam penelitian ini berusia antara 35-70 tahun. Dari 132 ribu orang, 6 ribuan orang mengembangkan diabetes selama 9,5 tahun.

Tapi, konsumsi berat putih tertinggi terlihat di Asia Selatan sebesar 630 gram sehari, disusul Asia Tenggara dan China masing-masing sebesar 238 gram dan 200 gram per hari.

Konsumsi beras yang lebih tinggi dikaitkan dengan konsumsi makanan lain yang lebih rendah, seperti serat, produk susu dan daging.

Tapi seiring waktu, karbohidrat menjadi semakin halus dan semua proses membuatnya kehilangan nutrisi.

Di sisi lain, tidak setiap orang yang makan nasi putih rentan terkena diabetes. Tak hanya tergantung pada seberapa banyak konsumsinya, tapi juga kualitas berasnya.

China dan India adalah dua negara terbesar di dunia yang memiliki nasi putih sebagai makanan pokok. Tetapi para peneliti menemukan tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi nasi putih dan diabetes di China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelola Hipertensi dan Diabetes, Makan 3 Daun Ini saat Perut Kosong!

Kelola Hipertensi dan Diabetes, Makan 3 Daun Ini saat Perut Kosong!

Health | Senin, 07 September 2020 | 14:53 WIB

Benarkah Covid-19 Bisa Sebabkan Diabetes? Ahli Ungkap Faktanya

Benarkah Covid-19 Bisa Sebabkan Diabetes? Ahli Ungkap Faktanya

Health | Senin, 07 September 2020 | 11:12 WIB

Jabat Tangan Tak Erat Bisa Jadi Tanda Lain Diabetes, Ini Sebabnya!

Jabat Tangan Tak Erat Bisa Jadi Tanda Lain Diabetes, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 07 September 2020 | 09:12 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB