alexametrics

Mesti Dihindari, Ini 5 Makanan yang Bisa Merusak Vagina

Bimo Aria Fundrika
Mesti Dihindari, Ini 5 Makanan yang Bisa Merusak Vagina
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Selain itu, kamu tidak perlu bekerja terlalu keras untuk tetap bugar. Demikian pula, vagina Anda juga merespons makanan yang Anda makan.

Suara.com - Apa yang kamu makan, maka itulah yangkamu dapat. Jika kamu makan dengan baik, kamu akan terlihat dan merasa cantik.

Selain itu, kamu tidak perlu bekerja terlalu keras untuk tetap bugar. Demikian pula, vagina Anda juga merespons makanan yang Anda makan.

Ada makanan tertentu yang disukai perempuan tetapi ada banyak daftar makanan yang tidak akan dikonsumsi dengan baik oleh vagina. Oleh karena itu, sebaiknya hindari sejumlah makanan ini.

1. Bawang
Bawang mereplikasi apa yang dilakukannya pada napas kita dengan vagina. Jus bawang yang harum akan keluar saat Anda buang air kecil dan karena itu, vagina Anda berbau tidak sedap.

Baca Juga: Bak Ibu-Ibu Lagi Gosip, Kocaknya Orang Ini Hias Ingkung Ayam Pakai Hijab

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi bawang (Foto: shutterstock)

Nyatanya, bawang putih pun bereaksi dengan cara yang sama. Tidak salah untuk mengatakan bahwa Anda harus menjaga jarak dengan makanan yang berbau menyengat.

2. Kopi
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Oregon State University, kopi bisa mengganggu bioma vagina. Terlalu banyak asupan kafein juga bisa membuat kencing lebih bersifat asam dan bisa membuat kencing Anda gosong. Ini akan membuat vagina Anda berbau busuk.

3. Alkohol
Sangat penting untuk tetap terhidrasi untuk menjaga kesehatan vagina Anda. Ketika kita berbicara tentang hidrasi, sebagian besar dari kita menyadari bahwa alkohol dapat membuat tubuh menjadi kering.

Akibat dehidrasi, vagina kering juga dialami beberapa orang. Kurangnya pelumasan yang tepat membuat vagina Anda gatal dan bisa menyebabkan ketidaknyamanan.

4. Gula

Baca Juga: 4 Makanan Khas Bali, Cita Rasanya Tak Bisa Dikembari

Ilustrasi gula. (Shutterstock)
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Makan terlalu banyak gula secara langsung berhubungan dengan vaginosis bakterial (BV). Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal Of Nutrition, terlalu banyak glukosa dapat membantu pertumbuhan bakteri di area vagina yang meningkatkan kemungkinan kambuhnya bakteri vaginosis.

Komentar