3 Bulan Setelah Sembuh Pasien Covid-19 Parah Masih Alami Kerusakan Paru

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Rabu, 09 September 2020 | 05:32 WIB
3 Bulan Setelah Sembuh Pasien Covid-19 Parah Masih Alami Kerusakan Paru
Ilustrasi pasien Covid-19 parah [Shutterstock].

Suara.com - Sebuah laporan terbaru pada Minggu (6/9/2020), menunjukkan bahwa pasien Covid-19 parah yang dirawat di rumah sakit masih akan mengalami kerusakan paru-paru dan masalah pernapasan beberapa minggu setelah dipulangkan ke rumah.

Berdasarkan FoxNews, laporan ini ditulis oleh peneliti dari Austria setelah melacak 86 pasien virus corona yang sudah dipulangkan.

Mereka menemukan, enam minggu setelah pulang, hasil CT scan memperlihatkan 88 persen pasien masih memiliki tanda-tanda kerusakan paru-paru, sementara 47 persen lainnya mengalami sesak napas.

Selama jangka waktu tersebut, sebanyak 24 pasien mengalami berkurangnya volume paru-paru, di bawah 80 persen, yang tersedia untuk bernapas dibandingkan dengan orang pada umumnya.

“Korban Covid-19 mengalami kerusakan paru-paru beberapa minggu setelah pemulihan,” kata Dr. Sabina Sahanic dari Klinik Universitas di Innsbruck, salah satu penulis studi.

Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]
Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]

Lebih dari 60 persen pasien dalam studi ini adalah laki-laki, dan hampir 50 persen adalah mantan perokok. Sedangkan ada 65 persen memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

Bukti kerusakan paru-paru masih ada pada 12 minggu, meski sudah menurun 32 persen dari 6 minggu sebelumnya, sementara tanda sesak napas turun ke 8 persen.

Peneliti menemukan bahwa dampak ini terjadi pada pasien Covid-19 umum, baik sebelumnya ia dirawat di ICU atau tidak.

Beberapa pasien juga menunjukkan tanda-tanda kerusakan jantung, meski kondisinya membaik selama penelitian.

baca juga

"Studi Austria melaporkan hasil tindak lanjut jangka pendek dalam kelompok yang dirawat di rumah sakit, menunjukkan ada bukti yang terus berlanjut dari kerusakan jantung dan paru-paru pada sebagian besar pasien pada 12 minggu setelah keluar," kata Tom Wilkinson, profesor dan konsultan bidang kedokteran pernapasan di University of Southampton.

Menurut peneliti, temuan studi ini menunjukkan perlunya strategi yang lebih baik dalam pencegahan dan pengobatan infeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dengan Atau Tanpa COVID-19, Olimpiade Tokyo Tetap Digelar

Dengan Atau Tanpa COVID-19, Olimpiade Tokyo Tetap Digelar

Sport | Rabu, 09 September 2020 | 00:43 WIB

Warga Indonesia Ditolak di 59 Negara, Ini Kata Satgas Covid-19

Warga Indonesia Ditolak di 59 Negara, Ini Kata Satgas Covid-19

News | Selasa, 08 September 2020 | 22:56 WIB

Kasus Positif Covid-19 Terbanyak di Kaltim dari Kota Balikpapan

Kasus Positif Covid-19 Terbanyak di Kaltim dari Kota Balikpapan

Kaltim | Selasa, 08 September 2020 | 21:57 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB