Bisa Ganggu Fungsi Otak, Ini 4 Cara Mengatasi Kecanduan Internet

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 09 September 2020 | 15:10 WIB
Bisa Ganggu Fungsi Otak, Ini 4 Cara Mengatasi Kecanduan Internet
Ilustrasi game online (Shutterstock).

Suara.com - Hampir dari kita semua bukan hanya hidup di dunia realita tapi juga ketergantungan dengan dunia digital. Entah untuk bekerja, sekolah, atau sekadar mencari hiburan. Padahal penggunaan internet yang berlebihan juga menyebabkan kecanduan.

Tanpa disadari kecanduan internet bisa berakibat kerusakan fungsi otak. Pakar Adiksi dr. Kristiana Siste, Sp.KJ menjelaskan bahwa ada dua area otak yang terganggu fungsinya akibat kecanduan internet yaitu lateral prefrontal cortex dan area lateral parietal.

"Kedua area otak ini sangat penting untuk kita karena mengatur berbagai fungsi intelektual. Jadi membantu dalam berpikir dengan baik, untuk bisa berkonsentrasi dengan baik, dan merencanakan sesuatu dengan sistematis," jelas dokter Kristiana dikutip dari kanal YouTube Mako Talk, Rabu (9/9/2020).

Dokter rumah sakit Cipto Mangunkusuma itu juga menjelaskan bahwa kedua area otak itu berguna agar manusia bisa melakukan refleksi diri terhadap perilaku yang dilakukannya. "Jadi kalau kedua area otak itu terganggu maka yang terjadi adalah gangguan proses berpikir dan tentu mengganggu intelektualitas," katanya.

Kecanduan internet, bisa berupa game online atau pun bermain media sosial, bisa ditandai dengan terganggunya aktivitas harian seperti makan, tidur, bekerja, atau belajar. Mereka juga tidak lagi mampu mengendalikan dirinya saat berselancar dengan dunia maya.

Kristiana mengingatkan, kecanduan intenet sangat berbahaya untuk otak. Karena itu, ia memberikan tips agar terhindar dari kecanduan internet. Berikut paparannya;

1. Matikan notifikasi
Menyalakan notifikasi bisa mengakibatkan diri terstimulus untuk membuka game online atau media sosial saat itu juga. Akibatnya jadi sulit mengontrol waktu untuk bermain internet.

2. Set up timer ponsel
Pasang target berapa lama menggunakan gadget. Tapi kuncinya, kita harus komitmen terhadap target yang sudah dibuat.

3. Buat aturan untuk satu keluarga
Kristiana mencontohkan, kapan dan di mana boleh bermain handphone atau membuka internet. Misalnya ponsel tidak boleh dimainkan saat makan atau di ruang makan dan charge hanya boleh di dapur atau ruang orangtua. Aturan itu harus dilakukan oleh seluruh anggota keluarga.

baca juga

4. Tentukan hari detoksifikasi tanpa internet
Tentukan satu hari dalam seminggu tanpa internet untuk seluruh anggota keluarga. Dan hal ini dilakukan secara rutin berkepanjangan agar jadi kebiasaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Jadinya Bagasi Lamborghini Dijadikan Tempat Jualan Semangka

Begini Jadinya Bagasi Lamborghini Dijadikan Tempat Jualan Semangka

Otomotif | Rabu, 09 September 2020 | 12:50 WIB

Pelajar Hingga Dosen Bakal Dapat Subsidi Paket Data Rp 150 Ribu per Bulan

Pelajar Hingga Dosen Bakal Dapat Subsidi Paket Data Rp 150 Ribu per Bulan

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 15:42 WIB

Bukan Friendster, Ini Media Sosial Populer Pertama yang Diluncurkan

Bukan Friendster, Ini Media Sosial Populer Pertama yang Diluncurkan

Tekno | Senin, 07 September 2020 | 19:35 WIB

Terkini

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Perjalanan bagi Nasabah BRI Prioritas

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Perjalanan bagi Nasabah BRI Prioritas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 11:16 WIB

5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif

5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:12 WIB

Kisah Pemilah Sampah Tumbangkan Petahana: Sinyal Kuat Perubahan Politik dari Desa hingga Pilpres

Kisah Pemilah Sampah Tumbangkan Petahana: Sinyal Kuat Perubahan Politik dari Desa hingga Pilpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:11 WIB

Hari Tani Nasional, Energi Terbarukan Jadi Penggerak Pangan dan Kemandirian Petani

Hari Tani Nasional, Energi Terbarukan Jadi Penggerak Pangan dan Kemandirian Petani

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:11 WIB

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:10 WIB

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Health | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:00 WIB

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:59 WIB

×