Dimulai dari Dapur, Begini Cara Menghindari Keracunan Makanan

Irwan Febri Rialdi | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 09 September 2020 | 18:19 WIB
Dimulai dari Dapur, Begini Cara Menghindari Keracunan Makanan
Ilustrasi daging

Suara.com - Makanan sehat sekalipun bisa memicu berbagai penyakit jika mengandung racun tertentu. Pada dasarnya, ada banyak sumber kuman penyebab penyakit termasuk bakteri, virus, dan parasit pada makanan.

Melansir dari Medicalxpress, mencegah penyakit bawaan makanan bisa dimulai dari dapur Anda. Hal ini disarankan oleh Dr. Pritish Tosh, spesialis penyakit menular di Mayo Clinic.

"Ada beberapa praktik penanganan makanan di dalam dapur Anda sendiri yang dapat membantu mencegah wabah penyakit diare yang menular," kata Dr. Tosh.

Dia mengatakan bahwa sebagian besar penyakit bawaan makanan disebabkan oleh kontaminasi silang daging mentah.

"Jika Anda memiliki daging mentah, tangani dengan hati-hati, jangan biarkan jus atau makanan lain bersentuhan dengan makanan mentah," imbuhnya.

Tosh menyatakan bahwa mencuci tangan juga menjadi penting dalam proses penyiapan makanan. "Mencuci tangan sangat penting terutama setelah menangani daging dan beralih menangani bahan lain," kata Tosh. 

Ilustrasi daging kambing. (Pixabay/SvenHilker)
Ilustrasi daging kambing. (Pixabay/SvenHilker)

Bakteri dari tangan saat memegang potongan ayam mentah tidak hanya dapat mencemari makanan lain, tetapi juga perabotan di dapur yang sentuh, seperti sendok, meja, atau talenan.

"Bakteri dapat bertahan di situ dan kemudian menularkan bakteri ke seseorang," kata Dr. Tosh.

Dilansir dari Medicalxpress, setidaknya ada beberapa jenis kuman atau bakteri dari makanan yang sering kali menyebabkan keracunan, antara lain:

Clostridium Perfringens

Bakteri ini dapat ditemukan di daging, semur, dan makanan. Infeksi dapat terjadi jika makanan jenis ini disiapkan dalam jumlah banyak dan tetap hangat dalam waktu lama sebelum disajikan.

Norovirus

Virus ini dapat menyerang produk mentah dan siap makan serta kerang dari air yang terkontaminasi.

Ilustrasi mencuci daging ayam (Shutterstock)
Ilustrasi mencuci daging ayam (Shutterstock)

Salmonella

Makanan yang terkait dengan bakteri salmonella adalah daging mentah, unggas, susu, atau kuning telur. Penyakit ini dapat ditularkan melalui pisau, permukaan talenan atau makanan yang terinfeksi.

E. coli

Bakteri ini disebarkan terutama oleh daging giling yang kurang matang. Sumber lain dari bakteri ini adalah susu yang tidak dipasteurisasi serta sari apel, kecambah alfalfa, dan air yang terkontaminasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Pakai Isian Kekinian! Begini Cara Membuat Donat Bomboloni Super Empuk

Bisa Pakai Isian Kekinian! Begini Cara Membuat Donat Bomboloni Super Empuk

Lifestyle | Rabu, 09 September 2020 | 13:10 WIB

Makanan Penurun Tekanan Darah hingga Makanan yang Bisa Merusak Vagina

Makanan Penurun Tekanan Darah hingga Makanan yang Bisa Merusak Vagina

Health | Rabu, 09 September 2020 | 10:40 WIB

Ngeri! Hanya Dua Jam Makanan di Pasar Jaten Ludes, Pengunjung Harus Booking

Ngeri! Hanya Dua Jam Makanan di Pasar Jaten Ludes, Pengunjung Harus Booking

Jawa Tengah | Rabu, 09 September 2020 | 06:50 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB