Array

Perhatikan Pola Tidur, Bisa Jadi Ada Tanda Kekurangan Vitamin B12

Senin, 14 September 2020 | 18:25 WIB
Perhatikan Pola Tidur, Bisa Jadi Ada Tanda Kekurangan Vitamin B12
Ilustrasi susah tidur, gangguan tidur (shutterstock)

Suara.com - Vitamin B12 penting untuk fungsi otak, emndukung kesehatan jantung, pembentukan sel darah merah dan mendukung aktivitas DNA. Karena itu, kekurangan vitamin B12, seseorang bila mengalami gangguan pada ritme tidur-bangun dan gejala lainnya.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin B12 terlibat dalam mengatur siklus tidur-bangun dengan membantu menjaga ritme sirkadian selaras.

Sebenarnya pengaruh vitamin B12 pada tidur masih belum jelas. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara kurangnya vitamin B12 dan insomnia.

Sementara, penelitian lain menunjukkan tingkat vitamin B12 yang lebih tinggi terkait dengan gangguan tidur dan waktu tidur yang lebih pendek.

Dalam sebuah studi dengan National Library of Medicine National Institutes of Health AS, pengobatan vitamin B12 untuk mengatasi gangguan ritme tidur-bangun telah diselidiki.

Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

"Vitamin B12 diberikan kepada 2 pasien yang menderita selama bertahun-tahun karena gangguan ritme tidur-bangun yang berbeda. Seorang pasien adalah gadis buta 15 tahun yang menderita gangguan ritme tidur-bangun," jelas studi tersebut dikutip dari Express.

Ia pun diberi vitamin B12 dengan dosis harian 1,5 mg. Tak lama kemudian, ritme tidur-bangun 24 jamnya dapat bertahan selama menjalani pengobatan.

Pasien lainnya adalah seorang pria usia 55 tahun yang menderita sindrom fase tidur tertunda selama 18 tahun. Setelah pemberian vitamin B12 dengan dosis harian 1,5 mg, gangguan tidurnya mulai membaik.

Studi itu lantas menyimpulkan bahwa suplemen vitamin B12 bisa membantu memperbaiki gangguan tidur. Dalam studi lain yang diterbitkan di Academia, pengobatan untuk gangguan ritme tidur-bangun dan kapsul vitamin B12 diteliti lebih lanjut.

Baca Juga: Heboh, Ahli Virologi China Klaim Virus Corona Dibuat di Lab di Wuhan

"Laporan pertama penggunaan vitamin B12 untuk gangguan ritme tidur-bangun berkaitan dengan pasien yang menderita insomnia dan sakit kepala selama bertahun-tahun. Pasien itu juga didiagnosis menderita sindrom hiper nychthemeral," jelas penelitian.

Adapun makan yang kaya vitamin B12 antara lain, daging, hati sapi, sirloin dan salmon. Karena itu, orang yang kekurangan vitamin B12 biasanya orang yang menjalani pola hidup vegan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI