Melindungi dari Berbagai Penyakit, Konsumsi 4 Sayur Tersehat Ini

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 16 September 2020 | 16:21 WIB
Melindungi dari Berbagai Penyakit, Konsumsi 4 Sayur Tersehat Ini
Ilustrasi sayur organik. (Shutterstock)

Suara.com - Sayur memang pada umumnya menyehatkan karena kandungan serat dan nutrisinya. Selain sehat, sayur juga sering kali mudah ditemukan dengan harga terjangkau. 

Melansir dari Healthline, berikut adalah beberapa sayur yang dikenal paling sehat, antara lain:

1. Bayam

Tanaman berdaun hijau ini menempati urutan teratas sebagai salah satu sayuran tersehat. Satu cangkir (30 gram) bayam mentah menyediakan 56 persen kebutuhan harian vitamin A dan memenuhi seluruh kebutuhan harian vitamin K. 

Bayam juga mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis.

Satu studi menemukan bahwa sayuran berdaun hijau tua seperti bayam mengandung beta-karoten dan lutein yang tinggi, dua jenis antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker.

Daun bayam dalam mangkuk kayu. (Shutterstock)
Daun bayam dalam mangkuk kayu. (Shutterstock)

2. Wortel

Secangkir wortel atau 128 gram saja telah menyediakan 428 persen kebutuhan harian vitamin A. Wortel juga mengandung beta-karoten, antioksidan yang memberi wortel warna oranye cerah dan dapat membantu pencegahan kanker.

Faktanya, satu penelitian mengungkapkan bahwa untuk pemberian satu porsi wortel pada peserta kanker prostat per minggu bisa menurunkan kanker hingga 5 persen. Studi lain menunjukkan bahwa makan wortel juga dapat mengurangi risiko kanker paru-paru pada perokok. Wortel juga tinggi vitamin C, vitamin K, dan kalium.

3. Brokoli

Brokoli termasuk dalam keluarga sayuran silangan. Sayuran ini kaya akan sulfur yang dikenal sebagai glukosinolat, serta sulforaphane. Sulforaphane penting karena telah terbukti memiliki efek perlindungan terhadap kanker.

Dalam satu penelitian pada hewan, sulforaphane mampu mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara sekaligus memblokir pertumbuhan tumor pada tikus.

Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]
Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]

Makan brokoli juga dapat membantu mencegah jenis penyakit kronis lainnya. Sebuah penelitian pada hewan tahun 2010 menemukan bahwa mengonsumsi brokoli dapat melindungi jantung dari stres oksidatif penyebab penyakit dengan secara signifikan menurunkan kadar oksidan.

Secangkir (91 gram) brokoli mentah menyediakan 116 persen kebutuhan harian vitamin K,  135 persen kebutuhan harian vitamin C harian, folat, mangan, dan kalium dalam jumlah yang baik.

4. Bawang putih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Menurunkan Risiko Kanker, Konsumsi 4 Makanan Ini

Dapat Menurunkan Risiko Kanker, Konsumsi 4 Makanan Ini

Health | Rabu, 16 September 2020 | 15:19 WIB

Hentikan Konsumsi Makanan yang Dibungkus Kertas Koran, Bahaya!

Hentikan Konsumsi Makanan yang Dibungkus Kertas Koran, Bahaya!

Health | Rabu, 16 September 2020 | 14:30 WIB

Memutuskan Hanya Makan Buah dan Sayur, Eksim Wanita Ini Membaik!

Memutuskan Hanya Makan Buah dan Sayur, Eksim Wanita Ini Membaik!

Health | Minggu, 13 September 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB