Paparan Layar Digital di Malam Hari Pengaruhi Produktivitas Sperma

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 21 September 2020 | 11:30 WIB
Paparan Layar Digital di Malam Hari Pengaruhi Produktivitas Sperma
Main gawai sebelum tidur (shutterstock).

Suara.com - Pakai gawai di malam hari atau sebelum tidur ternyata tak baik bagi produksi sperma pria. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi baru yang dipresentaskan dalam Virtual Sleep 2020. 

Studi ini meneliti 116 pria berusia antara 21 hingga 59 tahun yang menjalani evaluasi kesuburan di unit kesuburan Israel. Penelitian menunjukkan bahwa paparan perangkat digital di malam hari berkorelasi pada penurunan motilitas sperma atau kemampuan berenang dengan benar dan penurunan konsentrasi sperma. 

"Secara khusus, penggunaan ponsel di malam hari, tablet, dan televisi berkorelasi dengan penurunan konsentrasi sperma," kata peneliti utama, Amit Green, PhD, kepala penelitian dan pengembangan di Sleep dan Institut Kelelahan di Pusat Medis Assuta di Tel Aviv seperti yang dikutip dari Everyday Health. 

Studi tersebut juga menemukan bahwa pria yang memiliki durasi tidur lebih lama cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi dan motilitas sperma lebih baik.

Masih melansir dari Everyday Health, studi baru dari Israel ini menunjukkan bahwa penurunan kualitas sperma mungkin terkait dengan paparan cahaya panjang gelombang pendek (SWL) di malam hari yang dipancarkan oleh layar perangkat digital. 

Mematikan gadget atau ponsel. (Shutterstock)
Mematikan gadget atau ponsel. (Shutterstock)

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa paparan layar perangkat digital di malam hari menghambat sekresi melatonin, hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal di otak yang membuat orang merasa mengantuk dan membantu mereka tetap tertidur.

Dengan begitu, paparan cahaya dari layar gawai di malam hari dapat berdampak negatif pada kualitas dan kuantitas tidur yang bisa bermasalah pada produktivitas sperma. 

Sayangnya, penelitian ini disebut memiliki keterbatasan karena tidak membedakan secara jelas apakah produktivitas sperma dipengaruhi oleh masalah paparan layar atau sekadar masalah kurang tidur. 

"Penelitian ini tidak membedakan antara efek durasi tidur dan efek paparan cahaya di malam hari pada sperma," kata Shanna Swan, PhD, ahli epidemiologi lingkungan dan reproduksi dari departemen kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat di Icahn School of Medicine, Mount Sinai, New York.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Sperma Hewan Tertua di Dunia, Berusia 100 Juta Tahun

Ilmuwan Temukan Sperma Hewan Tertua di Dunia, Berusia 100 Juta Tahun

Tekno | Rabu, 16 September 2020 | 15:00 WIB

Penelitian: Diet Rendah karbohidrat Bisa Tingkatkan Jumlah Sperma

Penelitian: Diet Rendah karbohidrat Bisa Tingkatkan Jumlah Sperma

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 19:05 WIB

Studi Brazil: Diet Keto Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma

Studi Brazil: Diet Keto Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma

Health | Jum'at, 11 September 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

×