Minum Alkohol Meski dalam Tingkat Sedang, Awas akan Merusak Otak

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 09:18 WIB
Minum Alkohol Meski dalam Tingkat Sedang, Awas akan Merusak Otak
Ilustrasi minuman beralkohol. (pexels)

Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum bahwa terlalu banyak minum alkohol dapat berdampak serius pada kesehatan, terutama hati. Namun, perilaku ini juga merusak otak.

Sebuah penelitian terbaru yang terbit dalam Scientfic Reports menemukan bahwa minum alkohol, meski dalam jumlah sedang, berkaitan dengan penurunan volume otak.

Penelitian ini mengamati 300 orang yang berusia antara 39 dan 45 tahun untuk memahami efek minum alkohol terhadap otak.

Kebanyakan peserta melaporkan mereka minum pada tingkat yang dianggap berisiko sedang atau rendah (rata-rata kurang dari 14 unit alkohol dalam seminggu).

Bahkan, pada level ini, ada pengurangan jumlah jaringan otak yang terlihat pada pemindaian otak. Hal ini belaku bagi pria dan wanita ketika faktor risiko lain, seperti merokok, juga dipertimbangkan.

Keracunan alkohol bisa menyebabkan kematian. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman beralkohol. (Shutterstock)

Otak mereka dibandingkan dengan model referensi otak rata-rata.

Walau studi ini tidak melihat dampak fisiologisnya, kehilangan jaringan otak yang signifikan akan mengurangi kemampuannya untuk berfungsi pada tingkat yang optimal.

Otak orang dewasa memang akan menyusut secara perlahan seiring bertambahnya usia, semakin cepat kehilangan terjadi, penyusutan otak juga kemungkinan akan dipercepat oleh kondisi medis lain, seperti tekanan darah tinggi dan diabates, yang bisa muncul pada akhir usia paruh baya.

Tanda awal kerusakan otak akibat alkohol dapat terlihat sejak enam minggu di bagian lobus frontal otak, yang memainkan peran penting dalam mengatur perilaku dan pemikiran seseorang.

The Conversation melaporkan bahwa temuan ini serupa dengan penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa minum alkohol antara tujuh hingga 14 unit alkohol seminggu dikaitkan dengan ukuran otak yang lebih kecil.

Tingkat minum ini juga dikaitkan dengan kinerja buruk pada keterampilan yang melibatkan mengingat kata-kata yang harus dihafal sesuai permintaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Menjaga Sistem Pencernaan Tetap Sehat, Coba Hindari Alkohol!

7 Cara Menjaga Sistem Pencernaan Tetap Sehat, Coba Hindari Alkohol!

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:41 WIB

Perbedaan Metanol, Etanol, dan Isopropil Alkohol pada Hand Sanitizer

Perbedaan Metanol, Etanol, dan Isopropil Alkohol pada Hand Sanitizer

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 19:28 WIB

Ini Dampak Minum Alkohol Saat Perut Kosong

Ini Dampak Minum Alkohol Saat Perut Kosong

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 18:27 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB