Jangan Minum Teh Hijau di Sembarang Waktu, Ketahui Efeknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 16:53 WIB
Jangan Minum Teh Hijau di Sembarang Waktu, Ketahui Efeknya!
Manfat teh hijau ( Shutterstock )

Suara.com - Teh hijau merupakan salah satu jenis minuman teh yang paling banyak manfaat kesehatannya. Bahkan banyak orang minum teh hijau ketika menjalani program penurunan berat badan.

Selain membantu menurunkan berat badan, teh hijau juga membantu pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, menenangkan pikiran dan baik untuk kesehatan jantung serta otak.

Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan minum teh hijau sepanjang hari, ada pula yang hanya meminumnya ketika pagi hari atau malam hari sebelum tidur.

Bahkan mungkin ada pula orang yang minum teh hijau sebanyak mungkin dengan harapan tubuh langsing dan berat badan turun lebih cepat.

Teh hijau memang lebih sehat daripada jenis teh lainnya dan kopi. Tapi, bukan berarti Anda bisa meminumnya setiap saat atau sepanjang hari.

Ilustrasi teh hijau. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi teh hijau. (Sumber: Shutterstock)

Dilansir dari Times of India, waktu Anda memilih minum teh bisa menentukan efek samping positif atau negatif yang akan dirasakan.

Anda perlu minum teh hijau pada waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat kesehatannya secara maksimal. Sebuah studi menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk minum teh hijau adalah pagi hari dan sebelum olahraga.

Sama halnya dengan kopi, teh hijau juga mengandung kafein dan l-theanine. Tapi, menukar kopi dengan teh hijau di pagi hari jauh lebih baik.

Teh hijau sudah cukup membantu meningkatkan suasana hati dan tingkat konsentrasi jika diminum pagi hari sebelum aktivitas.

Jika Anda minum teh hijau bertujuan untuk membakar lemak, maka minum teh hijau sebelum olahraga adalah pilihan terbaik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melakukan ini bisa meningkatkan proses pembakaran lemak selama sesi latihan.

Sedangkan, waktu terburuk minum teh hijau adalah malam hari. Karena, ada berbagai jenis senyawa dalam teh hijau yang bisa mengikat mineral dalam makanan dan bisa menghalangi penyerapannya di dalam tubuh.

Zat besi, tembaga dan kromium adalah beberapa mineral yang mungkin tidak bisa diserap oleh tubuh jika Anda minum teh hijau setelah makan.

Minum teh hangat sebelum tidur memang terasa menyenangkan, tetapi jangan lakukan kebiasaan itu lagi. Karena, kandungan kafein dalam teh hijau juga mungkin membuat Anda sulit tidur, cemas, tekanan darah tinggi dan gugup.

Meski begitu, kandungan kafein dalam secangkir teh hijau juga tergantung pada durasi waktu pemberian serta jumlah tehnya.

Teh hijau mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan teh hitam dan kopi. Secara umum, 230 ml teh hijau mengandung 20-45 miligram kafein, jauh lebih sedikit daripada kopi dan jenis teh lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Cepat Kurus, Ini Waktu Terbaik Untuk Minum Teh Hijau

Ingin Cepat Kurus, Ini Waktu Terbaik Untuk Minum Teh Hijau

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 15:41 WIB

Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer

Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer

Health | Senin, 21 September 2020 | 13:29 WIB

Kunyah Permen Karet disebut Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Efektifkah?

Kunyah Permen Karet disebut Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Efektifkah?

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 09:46 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB