Bisa Berbahaya, Kenali Pemicu Gejala Gangguan Kepribadian Ambang

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 17:23 WIB
Bisa Berbahaya, Kenali Pemicu Gejala Gangguan Kepribadian Ambang
Ilustrasi perilaku impulsif [shutterstock]

Suara.com - Penderita gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD) ditandai dengan suasana hati serta citra diri berubah-ubah dan perilaku impulsif.

Seorang penderita BPD memiliki cara berpikir, pandang, dan perasaan yang berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya.

Seperti gangguan kepribadian lainnya, BPD juga memiliki pemicu, kejadian atau situasi tertentu yang dapat memperburuk gejala mereka.

Pemicu mengacu pada beberapa peristiwa yang menyebabkan eksaserbasi ( kambuh atau keadaan di mana penyakit tiba-tiba menjadi lebih buruk daripada biasanya) utama gejala BPD.

Peristiwa tersebut dapat bersifat eksternal (sesuatu yang terjadi di luar diri), atau internal (sesuatu yang terjadi dalam pikiran, seperti pemikiran atau ingatan).

Pemicu BPD dapat bervariasi dari orang ke orang, tetapi ada beberapa jenis pemicu yang sangat umum terjadi, menurut Verywell Mind.

Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi penderita BPD (Shutterstock)

1. Pemicu Hubungan

Pemicu BPD yang paling umum terkait dengan gangguan interpersonal, terutama hubungan.

Orang dengan BPD sering mengalami rasa takut, marah, perilaku impulsif, menyakiti diri sendiri, dan bahkan bunuh diri ketika peristiwa dalam suatu hubungan membuat mereka merasa ditolak, dikritik, atau ditinggalkan.

Misalnya, seorang penderita mengirim pesan pada temannya dan tidak dibalas. Ketika mereka menunggu beberapa jam, pemikiran seperti, 'dia tidak membalas, dia pasti marah'.

Pikiran-pikiran ini mungkin berubah menjadi pola pikir seperti, 'dia mungkin membenciku', atau 'aku tidak akan pernah punya teman yang selalu ada di sisiku'.

Dengan pikiran berputar ini muncul gejala spiral, seperti emosi yang kuat, kemarahan, dan dorongan untuk menyakiti diri sendiri.

2. Pemicu kognitif

Terkadang, pemicunya bisa berasal dari pemikiran penderita BPD sendiri yang muncul secara tiba-tiba. Khususnya pada penderita yang pernah mengalami gejala traumatis.

Contohnya, ingatan atau gambaran tentang pengalaman masa lalu dapat memicu emosi yang intens dan gejala BPD lainnya. Namun, ingatan tidak perlu membuat stres untuk memicu gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Disalahartikan Bipolar, Ketahui Fakta Gangguan Kepribadian Ambang!

Sering Disalahartikan Bipolar, Ketahui Fakta Gangguan Kepribadian Ambang!

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 16:29 WIB

Apa Itu Gangguan Kepribadian Ambang yang Dianggap Mirip Bipolar?

Apa Itu Gangguan Kepribadian Ambang yang Dianggap Mirip Bipolar?

Jakarta | Rabu, 09 September 2020 | 18:11 WIB

Kenali Gangguan Kepribadian Ambang, Gejalanya Mirip Bipolar

Kenali Gangguan Kepribadian Ambang, Gejalanya Mirip Bipolar

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 08:25 WIB

Terkini

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:33 WIB