Studi: Gaya Hidup Sehat Bisa Perpanjang Usia Walaupun Sedang Sakit Kronis

Senin, 28 September 2020 | 10:07 WIB
Studi: Gaya Hidup Sehat Bisa Perpanjang Usia Walaupun Sedang Sakit Kronis
Ilustrasi gaya hidup sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi sakit kronis tidak selalu jadi faktor seseorang akan berumur pendek. Penelitian di Inggris membuktikan bahwa olahraga, diet sehat, tidak merokok, dan menghindari konsumsi alkohol dapat membantu seseorang hidup lebih lama meski sedang sakit keras.

Gaya hidup sehat memang selalu dikaitkan dengan masa hidup yang lebih panjang. Hanya saja sedikit penelitian hingga saat ini tentang bagaimana faktor gaya hidup memengaruhi orang dengan multimorbiditas, hidup dengan dua atau lebih kondisi kesehatan mental atau fisik jangka panjang seperti hipertensi, asma, kanker, depresi, migrain, dan diabetes.

Untuk mengetahuinya, tim peneliti Inggris melacak 93.736 orang dewasa paruh baya yang memiliki dua atau lebih dari 36 kondisi kronis, hingga sembilan tahun. Tim menilai empat faktor gaya hidup, yakni aktivitas fisik di waktu luang, merokok, diet, dan konsumsi alkohol.

Dilansir dari CNN, peneliti menemukan, gaya hidup sehat dikaitkan dengan usia memperpanjang hidup 6,3 tahun lebih lama untuk pria dan 7,6 tahun untuk wanita, terlepas dari adanya beberapa kondisi kronis.

Faktor tidak merokok memberikan manfaat terbesar. Perokok pada usia 45 tahun hidup lima sampai enam tahun lebih sedikit daripada bukan perokok. Sedangkan latihan fisik secara teratur dikaitkan dengan hidup 1 sampai 2,5 tahun lebih lama. Untuk manfaat diet sehat dan tidak minum alkohol, kurang pasti dalam memeperpanjang usia.

"Kami menemukan gaya hidup sehat, khususnya pantang merokok, meningkatkan harapan hidup hingga 7 tahun. Studi kami memiliki implikasi penting bagi kesehatan masyarakat, karena kami berharap temuan kami menunjukkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk membuat perubahan gaya hidup yang vital," kata Yogini Chudasama, seorang ahli epidemiologi dan ahli statistik di Unit Bukti Dunia Nyata Leicester di Pusat Penelitian Diabetes Universitas Leicester.

Untuk wanita dengan setidaknya dua kondisi kronis, bahkan skor tidak sehat pada empat faktor gaya hidup dikaitkan dengan hidup 3,5 tahun lebih lama jika dibandingkan dengan orang yang diberi skor sangat tidak sehat. Skor sehat dikaitkan dengan kenaikan 6,4 tahun dan skor sangat sehat dikaitkan dengan peningkatan hidup 7,6 tahun lebih lama.

Untuk pria, perkiraan yang sesuai adalah 1,5 tahun, 4,5 tahun dan 6,3 tahun. Dalam analisisnya, para peneliti mengatakan mereka memperhitungkan faktor individu seperti status sosial ekonomi, etnis, dan status pekerjaan.

Studi tersebut memiliki beberapa keterbatasan. Di antaranya, lebih dari 95 persen peserta berkulit putih dan mereka lebih makmur daripada populasi umum di Inggris. Itu adalah studi observasional dan dengan demikian hanya dapat membangun hubungan daripada penyebab.

Baca Juga: Tangkal Penyakit, Yuk Lakukan Gaya Hidup Sehat dengan Program BERGERAK

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI