Studi PLOS: 4 dari 5 Pasien Covid-19 Kehilangan Indra Penciuman dan Perasa

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 14:27 WIB
Studi PLOS: 4 dari 5 Pasien Covid-19 Kehilangan Indra Penciuman dan Perasa
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Empat dari lima orang yang belum lama ini dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 mengalami kehilangan indra penciuman dan perasa. Setidaknya 40 persen dari mereka tidak mengalami batuk maupun demam. 

Hal tersebut dinyatakan dalam sebuah studi yang disusun oleh Prof. Rachel Batterham dari University College London dan rekan-rekannya. Studi ini telah diterbitkan dalam PLOS Medicine.

Melansir dari Medicalxpress, Covid-19 dapat menyebabkan hilangnya rasa dan bau. Sayangnya, prevalensi antibodi Covid-19 pada orang dengan gejala ini tidak diketahui dan tidak dipahami dengan baik. 

Dalam studi ini, para peneliti mendaftarkan 590 orang yang melaporkan kehilangan rasa atau bau sebulan belakangan. Setelah verifikasi gejala melalui konsultasi telemedicine, 567 peserta dengan kehilangan bau atau rasa menjalani tes antibodi SARS-CoV-2.

Setidaknya 78 persen dari mereka memiliki antibodi SARS-CoV-2. Peserta dengan kehilangan penciuman hampir 3 kali lebih mungkin memiliki antibodi SARS-CoV-2 dibandingkan dengan mereka yang kehilangan rasa. Hal ini menunjukkan bahwa hilangnya penciuman adalah gejala yang sangat spesifik dari Covid-19. 

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Dari 78 persen peserta yang dites positif antibodi tadi, 40 persen di antaranya tidak mengalami batuk atau demam. Studi ini menunjukkan bahwa hilangnya penciuman perlu dikenali sebagai gejala utama Covid-19, bukan hanya batuk dan demam.

"Pengenalan dini gejala Covid-19 pada masyarakat, bersama dengan isolasi diri yang cepat dan pengujian PCR sangat penting untuk membatasi penyebaran penyakit. Saat ini, sebagian besar negara di dunia tidak memperhitungkan hilangnya indra penciuman mendadak sebagai gejala Covid-19," kata Prof. Rachel Batterham yang memimpin penelitian.

"Temuan kami menunjukkan bahwa orang yang menyadari hilangnya kemampuan mereka untuk mencium bau rumah tangga seperti bawang putih, kopi, dan parfum harus mengisolasi diri dan segera menjalani tes PCR," imbuhnya. 

Baca Juga: Berapa Harga Remdesivir? Ini Penjelasan Kisaran Harga Obat Virus Corona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI