Ahli Inggris Sebut Hilangnya Indra Penciuman Lebih Khas bagi Pasien Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 10:49 WIB
Ahli Inggris Sebut Hilangnya Indra Penciuman Lebih Khas bagi Pasien Corona
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Tiga gejala utama infeksi virus corona Covid-19 termasuk batuk persisten, demam tinggi, hilangnya indra penciuman dan pengecap. Tapi, para ahli mengatakan hilangnya indra penciuman adalah tanda paling jelas dari infeksi virus corona Covid-19 dibandingkan kondisi lain.

Sebelumnya, para ahli telah memeringatkan bahwa gajala virus corona Covid-19 bisa lebih banyak lagi dan berbeda antar pasien. Bahkan beberapa pasien virus corona mungkin juga tidak mengalami gejala apapun.

Dilansir dari The Sun, baru-baru ini para ilmuwan dari King's College London menemukan bahwa orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 seringkali menderita sakit kepala dan kelelahan.

Berdasarlan data dari Aplikasi Pelacakan Gejala Covid-19, menunjukkan 82 persen pasien mengalami sakit kepala dan 72 persen mengalami kelelahan sebelum terjadinya gejala umum.

Para ahli mengatakan bahwa hanya 9 persen orang dewasa usia 18 dan 65 tahun yang mengaku tidak sakit kepala maupun kelelahan dalam 7 hari pertama virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.
Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.

Sebuah studi baru oleh para peneliti di University College London mengungkapkan bahwa 4 dari 5 orang yang baru-baru ini kehilangan indra penciuman atau rasa telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Di antara mereka yang positif terinfeksi virus corona, hanya 40 persen yang tidak mengalami batuk maupun demam tinggi.

Para peneliti pun menganalisis 590 orang yang kehilangan indra penciuman dan pengecap selama sebulan terakhir. Tujuannya, peneliti ini menentukan seberapa umum antibodi virus corona dalam sistem mereka.

Hasilnya, 567 peserta yang kehilangan indra penciuman dan perasa menjalani tes antibodi. Para peneliti juga menemukan bahwa 78 persen orang memiliki antibodi virus corona.

baca juga

Selain itu, pasien yang kehilangan indra penciuman 3 kali lebih mungkin memiliki antibodi daripada mereka yang hanya kehilangan indra pengecap.

Para peneliti pun menyimpulkan bahwa temuan ini menunjukkan hilangnya indra penciuman adalah gejala virus corona yang lebih spesifik daripada kondisi lainnya.

Bahkan mereka yang positif terjangkir virus coronam 40 persen tidak mengalami batuk atau demam, yang mana itu adalah dua gejala paling umum.

Para peneliti percaya bahwa hilangnya indra penciuman harus lebih dipertimbangkan dalam hal pesan kesehatan masyarakat seputar virus.

Saat ini semua orang disarankan mengisolasi diri jika mengalami batuk atau demam tinggi, tapi banyak yang tidak memerhatikan kondisi hilangnya indra penciuman dan pengecapan.

"Sekarang ini sebagian besar negara di dunia tidak terlalu mengenali hilangnya indra penciuman mendadak sebagai gejala virus corona. Temuan kami menunjukkan bahwa orang yang mengalami kondisi ini mestinya mengisolasi diri," jelas Prof Rachel Batterham, pemimpi penelitian.

Adapun cara untuk mengetahui Anda kehilangan indra penciuman atau tidak dengan mengendus bawang putih, kopi atau parfum. Jika Anda tidak bisa mencium aromanya dengan jelas, maka perlu waspada dan mengisolasi diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Kesehatan: Gejala Covid-19 Pada Lansia, dan Berita Populer Lainnya

Hits Kesehatan: Gejala Covid-19 Pada Lansia, dan Berita Populer Lainnya

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 19:10 WIB

Heboh Kabar Anies Dirawat di Tengah Pandemi Corona, Begini Kondisinya

Heboh Kabar Anies Dirawat di Tengah Pandemi Corona, Begini Kondisinya

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 18:37 WIB

Donald Trump Positif Virus Corona, Kenali Efek Covid-19 pada Lansia

Donald Trump Positif Virus Corona, Kenali Efek Covid-19 pada Lansia

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×