CDC: Sindrom Peradangan Langka Terkait Covid-19 Mulai Serang Orang Dewasa

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:29 WIB
CDC: Sindrom Peradangan Langka Terkait Covid-19 Mulai Serang Orang Dewasa
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sindrom peradangan multisistem terkait Covid-19 nyatanya tak lagi hanya menyerang anak-anak. Hal tersebut dinyatakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Melansir dari Health, sebelumnya pada awal pandemi, beberapa anak-anak yang terinfeksi virus corona Covid-19 mengalami peradangan misterius mirip sindrom kaswasaki. Sindrom ini menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun dan menyebabkan demam, ruam, serta diare.

Peradangan baru ini kemudian disebut dengan Sindrom Inflamasi Multisistem pada Anak (MIS-C). Sayangnya menurut laporan belakangan MIS-C juga dialami oleh orang dewasa. 

Pada orang dewasa, penyakit ini kemudian disebut Multisystem Inflammatory Syndrome in Adults (MIS-A). Menurut CDC, dari 16 pasien yang datanya tersedia, sembilan dari mereka tidak memiliki kondisi medis yang mendasari. 

Tujuh pasien lainnya memiliki kondisi termasuk obesitas, diabetes tipe 2, apnea tidur, dan hipertensi. Sepuluh pasien dikonfirmasi terinfeksi virus corona Covid-19. 

PenjelasanCDC menunjukkan bahwa gejala umum MIS-A mirip dengan MIS-C yakni demam, batuk, mual, muntah, dan diare. Bedanya masalah pernapasan yang serius lebih jarang terjadi pada MIS-A dibandingkan dengan MIS-C. Dalam hal ini, 8 dari 16 pasien dewasa dewasa dengan MIS-A tidak menunjukkan gejala pernapasan dan sisanya hanya mengalami gejala ringan.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

"Karena MIS-A tidak disertai gejala pernapasan, mungkin akan sulit dikenali," kata pakar penyakit menular Amesh A. Adalja, MD, peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security di Maryland pada Health.

"Laporan baru ini menggarisbawahi kebutuhan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang MIS-C dan MIS-A," imbuhanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah 7 Bulan Menanti, Insentif Penggali Makam Covid-19 Akhirnya Cair

Setelah 7 Bulan Menanti, Insentif Penggali Makam Covid-19 Akhirnya Cair

Riau | Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:58 WIB

WHO: Vaksin Covid-19 Mungkin Siap Akhir Tahun

WHO: Vaksin Covid-19 Mungkin Siap Akhir Tahun

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:58 WIB

Pjs Bupati: Tenaga Kesehatan Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Madina

Pjs Bupati: Tenaga Kesehatan Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Madina

Sumut | Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:55 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB