Studi JAMA: Virus Corona Bisa Menyusup Lewat Mata, Sebabkan Komplikasi?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 11 Oktober 2020 | 10:31 WIB
Studi JAMA: Virus Corona Bisa Menyusup Lewat Mata, Sebabkan Komplikasi?
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Virus corona Covid-19 pada dasarnya merupakan penyakit pernapasan. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa virus corona bisa menyusup ke mata dengan cara yang sama saat menyusup ke paru-paru.

Melansir dari Medicalxpress, temuan yang telah diterbitkan pada JAMA Ophthalmology ini didasarkan pada seorang pasien di China yang mengalami serangan glaukoma akut setelah sembuh dari Covid-19. Akibat kondisi tersebut, dokter harus melakukan operasi untuk merawat kondisinya serta melakukan tes jaringan mata.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya SARS-CoV-2 atau virus corona penyebab Covid-19 di dalam mata.

"Mata dapat menjadi sumber masuk dan keluar virus corona baru," kata Dr. Aaron Glatt, juru bicara Infectious Diseases Society of America.

Ilustrasi mata. (Shutterstock)

Hal ini yang membuat penggunaan pelindung mata menjadi hal yang dibutuhkan, apalagi untuk pekerja medis. Menurut dokter Glatt, virus yang ada di mata mungkin merupakan virus yang masuk dari partikel udara atau menyentuh mata dengan tangan yang terkontaminasi.

Dr. Grace Richter, seorang dokter mata di Roski Eye Institute di University of Southern California di Los Angeles menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan bagaimana pengaruh virus pada mata.

"Masalah mata terbatas pada sejumlah kecil pasien mengembangkan konjungtivitis di mana bagian putih mata dan di dalam kelopak mata menjadi bengkak, merah dan gatal," kara Ruchter.

Richter meragukan virus corona secara langsung menyebabkan komplikasi mata. Secara umum, ciri-ciri anatomis tertentu pada mata membuat beberapa orang rentan terhadap glaukoma akut. Kondisi ini bisa dipicu oleh obat-obatan tertentu bukan karena virus secara langsung.

Meskipun tidak jelas bagaimana virus masuk ke mata pasien, para ahli sepakat bahwa kasus tersebut menggarisbawahi pentingnya pelindung mata untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Satu Telinga Mendadak Tuli, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Covid-19

Salah Satu Telinga Mendadak Tuli, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Covid-19

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 10:00 WIB

CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19

CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 08:59 WIB

Cerita Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia Berjuang Pulih dari Covid-19

Cerita Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia Berjuang Pulih dari Covid-19

Jakarta | Minggu, 11 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB