Dibanding Kulit Hitam, Orang Asia Lebih Berisiko Meninggal akibat Covid-19!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 12 Oktober 2020 | 14:55 WIB
Dibanding Kulit Hitam, Orang Asia Lebih Berisiko Meninggal akibat Covid-19!
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona penyebab pandemi Covid-19 memang memengaruhi orang secara berbeda. Ada beberapa faktor yang memicu bagaimana infeksi berkembang di dalam tubuh.

Menurut sebuah studi baru, orang Asia memiliki peningkatan risiko kematian akibat Covid-19, sedangkan orang kulit hitam berisiko tinggi dirawat di rumah sakit.

Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan strategi yang berbeda untuk menyembuhkan masing-masing etnis.

"Untuk pasien kulit hitam, masalahnya mungkin bagaimana mencegah infeksi ringan berkembang menjadi parah sedangkan untuk pasien Asia mungkin bagaimana cara mengobati komplikasi yang mengancam jiwa," kata Ajay Shah, salah satu penulis penelitian, Profesor Kardiologi di King's College London dan Konsultan Kardiologi di Rumah Sakit King's College.

Dilansir The Health Site, studi tersebut dipublikasikan di jurnal Eclinical Medicine.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi pasien Covid-19 parah  [Shutterstock].

Untuk studi ini, peneliti menganalisis data dari 1.827 pasien dewasa yang dirawat di Rumah Sakit King's College, London, dengan diagnosis utama Covid-19 antara 1 Maret dan 2 Juni 2020.

Dari 872 pasien yang dirawat, 48,1 persen adalah orang kulit hitam, 33,7 persen berkulit putih, 12,6 persen campuran dan 5,6 persen orang Asia.

Analisis menunjukkan orang kulit hitam dan campuran memiliki risiko tiga kali lipat lebih tinggi untuk mendapat perawatan rumah sakit dibanding pasien kulit putih.

Lebih lanjut, orang Asia memiliki risiko lebih rendah untuk dirawat di rumah sakit, tetapi mereka memiliki risiko besar untuk meninggal dan dirawat di unit gawat darurat dibanding kelompok lain.

baca juga

Mengapa orang kulit hitam dan Asia lebih rentan terkena Covid-19?

Berdasarkan analisis data pasien Covid-19, peneliti mengatakan terdapat prevalensi penyakit penyerta yang lebih tinggi, khususnya diabetes, pada kelompok tersebut.

Selain faktor komorbiditas dan sosial ekonomi, faktor biologis juga dapat berkontribusi.

Meski begitu, peneliti mengatakan masih diperlukan studi lebih lanjut untuk temuan ini pada populasi multietnis di negara lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah Satu Lagi, Total 19 Anggota DPR Positif Corona

Tambah Satu Lagi, Total 19 Anggota DPR Positif Corona

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 12:58 WIB

Apa itu Komorbid dan Hubungannya dengan Covid-19? Ini Penjelasannya

Apa itu Komorbid dan Hubungannya dengan Covid-19? Ini Penjelasannya

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 12:57 WIB

Lagi, Pemain Liverpool Positif COVID-19

Lagi, Pemain Liverpool Positif COVID-19

Bola | Senin, 12 Oktober 2020 | 12:53 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×