Kasus Kelima, Pasien Virus Corona Terinfeksi Ulang Setelah 48 Hari Sembuh

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:15 WIB
Kasus Kelima, Pasien Virus Corona Terinfeksi Ulang Setelah 48 Hari Sembuh
Ilustrasi Pasien virus corona Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Seorang pasien virus corona Covid-19 di Amerika Serikat terinfeksi kembali dalam waktu 49 hari setelah sembuh. Kondisinya menunjukkan bahwa mungkin dia memiliki kekebalan virus corona yang tidak bertahan lama.

Kasus pasien virus corona terinfeksi kembali setelah dinyatakan sembuh ini adalah pertama kalinya di AS, sekaligus kelima kalinya yang terkonfirmasi di seluruh dunia.

Pria 25 tahun yang tinggal di Washoe County, Nevada ini terinfeksi dua varian SARS-CoV-2 yang berbeda dalam kurun 48 hari. Sedangkan hasil tesnya negatif.

Tapi, infeksi virus corona kedua membuat kondisinya lebih parah. Ia mengalami gejala berupa demam tinggi, sakit kepala, pusing, batuk, mual dan diare hingga memerlukan rawat inap.

"Masih banyak yang tidak diketahui tentang virus corona Covid-19 dan respons sistem kekebalan. Tapi, temuan kami menandakan bahwa infeksi virus corona mungkin tidak selalu melindungi diri dari infeksi ulang di masa depan," jelas Dr Mark Pandori, yang memimpin penilitan tersebut dikutip dari Mirror UK.

Ilustrasi pasien (Unsplash)
Ilustrasi pasien (Unsplash)

Mark Pandori juga mengingatkan bahwa temuan tunggal ini tidak memberikan generalisasi dari fenomena wabah virus corona Covid-19.

Meskipun perlu banyak penelitian, kemungkinan infeksi ulang bisa memiliki implikasi yang signifikan bagi seseorang terkait kekebalan virus corona Covid-19, terutama jika tidak ada vaksin yang efektif mematikan virus tersebut.

Temuan ini juga menyarankan individu yang positif virus corona Covid-19 harus mengambil tindakan pencegahan serius termasuk jaga jarak, memakai masker wajah dan mencuci tangan.

Sebelumnya, kasus infeksi ulang virus corona Covid-19 telah dilaporkan terjadi di Belgia, Belanda, Hong Kong dan Ekuador. Tapi, kasus di Ekuador menunjukkan reaksi yang lebih parah daripada infeksi virus kedua.

baca juga

"Kami memerlukan lebih banyak penelitian untuk memahami berapa lama kekebalan bisa bertahan pada orang yang pernah terpapar virus corona dan berhasil sembuh. Tujuannya untuk menjawab penyebab terjadinya infeksi ulang pada beberapa orang dan terkadang lebih parah," jelas Dr Mark Pandori.

Sejauh ini, Mark Pandori bersama tim penelitinya hanya melihat beberapa kasus infeksi ulang virus corona Covid-19 tapi tidak menunjukkan gejala. Karena itu, sekarang mereka hanya bisa berspekulasi mengenai penyebab infeksi ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Health | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:29 WIB

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 20:05 WIB

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

Jangan Disepelekan, 6 Kebiasaan Ini Diam-diam Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Jangan Disepelekan, 6 Kebiasaan Ini Diam-diam Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB

Ruam Kulit dan Diare pada Bayi? Waspadai Alergi Susu Sapi!

Ruam Kulit dan Diare pada Bayi? Waspadai Alergi Susu Sapi!

Health | Rabu, 26 Juni 2024 | 05:41 WIB

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Health | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:59 WIB

Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat

Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat

Health | Senin, 20 Mei 2024 | 14:01 WIB

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

News | Senin, 11 Maret 2024 | 15:49 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×