Sariawan pada Anak, Pertolongan Pertama Adalah Cukupi Cairan

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:54 WIB
Sariawan pada Anak, Pertolongan Pertama Adalah Cukupi Cairan
Ilustrasi anak rewel karena sariawan. (Shutterstock)

Suara.com - Sariawan memang mengganggu. Terlebih jika dialami oleh anak-anak. Selain membuat anak jadi tak nyaman saat makan, sariawan juga menimbulkan rasa sakit yang bisa membuat anak jadi rewel. Lalu, bagaimana cara mengatasi sariawan pada anak?

Dokter spesialis anak darai RSUD Kembangan, Jakarta Barat, dr. Herwanto, Sp.A, mengatakan jika anak tidak mau makan karena nyeri saat sariawan tersenggol adalah hal wajar. Tapi yang jadi masalah saat anak enggan minum dan tidak terhidrasi dengan baik. Padahal, terhidrasi adalah pertolongan pertama pada anak yang sariawan.

"Pertolongan pertama kita harus lakukan, jika belum memiliki obat yang bisa digunakan untuk sariawan pada anak tersebut, tentunya harus menjaga hidrasi, itu berarti cairan," ujar dr. Herwanto dalam acara webinar Kalbe, Kamis, (15/10/2020).

"Kalau makannya yang menurun kita bisa maklumin, tapi kalau minumnya yang menurun itu akan memberikan efek yang lebih ke arah dehidrasi," sambungnya.

Setelah dehidrasi anak teratasi, saat sariawan terasa nyeri, sebaiknya orangtua mencari pereda nyeri yang aman untuk diminum jika anak belum bisa berkumur,

"Dalam bentuk parasetamol itu bisa diminum. Kemudian untuk anak-anak sudah cukup besar, bisa berkumur atau pakai obat kumur," tutur dr. Hermanto.

Anak yang sudah bisa berkumur, diarahkan untuk selalu menjaga kebersihan mulutnya, agar sariwannya tidak menginfeksi atau semakin parah karena mulut yang kotor.

"Jangan sampai sariawan minor (kecil) makin besar jadi mayor, kita harus jaga dan perhatikan," jelasnya.

Sementara itu, jika nyeri dari sariawan masih dirasakan dan membuat anak sulit makan, orangtua bisa membedakan makanan anak dengan menghindari makanan padat. Carilah makanan yang lebih lembut atau yang berkuah.

"Atau kita bisa berikan yang bentuk cair, atau bubur, berbentuk kuah, sehingga jika terkena pada sariawannya itu tidak terasa nyeri," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Sariawan Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Apa Sebab?

Ternyata Sariawan Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Apa Sebab?

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:45 WIB

Bukan Vitamin C, Begini Cara Obati Sariawan Agar Cepat Sembuh

Bukan Vitamin C, Begini Cara Obati Sariawan Agar Cepat Sembuh

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 17:24 WIB

Perhatikan, Ini Tanda Sistem Kekebalan Tubuh sedang Lemah

Perhatikan, Ini Tanda Sistem Kekebalan Tubuh sedang Lemah

Health | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:12 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB