Yang Terjadi pada Tubuh 7 Hari Sebelum Serangan Stroke Terjadi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 11:53 WIB
Yang Terjadi pada Tubuh 7 Hari Sebelum Serangan Stroke Terjadi
Ilustrasi stroke. (shutterstock)

Suara.com - Serangan stroke bisa datang kapan pun tanpa terduga, Hal ini kerap membuat orang di sekitar penderita jadi panik dan bingung apa yang harus dilakukan. Tapi tahukah Anda, bahwa 7 hari sebelum serangan stroke datang, tubuh akan memberikan tanda-tanda tertentu?

Stroke berdampak pada rusaknya sel otak, yang berpotensi menganggu fungsi organ di tubuh. Nah, dengan mengetahui tanda-tanda sebelum serangan datang, kita bisa mencegah kerusakan otak yang lebih serius.

Fakta ini didapat melalui sebuah penelitian terhadap pasien stroke iskemik yang diterbitkan pada 8 Maret 2005 dan diterbitkan di jurnal ilmiah American Academy of Neurology.

Tanda tersebut didahului serangan transient ischemic attack (TIA) atau serangan stroke sementara. Dinamakan stroke peringatan atau stroke mini, mirip serangan stroke iskemik tapi berlangsung dalam waktu kurang dari lima menit, dan ini tidak merusak otak.

Fenomena ini didapat setelah peneliti memantau 2.416 orang yang pernah mengalami stroke iskemik. Pada 549 pasien, TIA atau serangan stroke mini terjadi tujuh hari sebelum serangan stroke iskemik. Hasil penelitian didapatkan 17 persen stroke mini terjadi di hari yang sama saat serangan stroke iskemik, 9 persen stroke mini terjadi sehari sebelum stroke iskemik, dan 43 persen stroke mini terjadi beberapa kali, tujuh hari sebelum stroke iskemik terjadi.

Stroke iskemik adalah serangan stroke yang disebabkan oleh penyempitan arteri besar atau kecil di otak, atau oleh gumpalan yang menghalangi aliran darah ke otak. Stroke iskemik mendominasi lebih dari 80 persen serangan stroke yang paling sering terjadi.

"Kami sudah mengetahui selama beberapa waktu bahwa TIA (stroke mini) sering menjadi tanda akan terjadinya serangan stroke mayor (iskemik) atau yang lebih besar," kata peneliti Peter M. Rothwell, MD, PhD, FRCP, dari Departemen Neurologi Klinis, Radcliffe Infirmary Oxford University, Inggris, mengutip Science Daily, Jumat (16/10/2020).

Sayangnya, peneliti tidak mendapatkan data tentang seberapa mendesak pasien harus menjalani perawatan pencegahan di rumah sakit setelah stroke mini terjadi.

"Tapi penelitian ini menunjukkan seberapa penting tanda yang ditunjukkan dari stroke mini untuk mencegah serangan stroke iskemik atau stroke yang lebih besar terjadi," sambung Rothwell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Dingin Bisa Tingkat Risiko Serangan Jantung, Ini Sebabnya!

Musim Dingin Bisa Tingkat Risiko Serangan Jantung, Ini Sebabnya!

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:35 WIB

Salah Satunya Obesitas, Orang dengan Dua Kondisi Ini Umum Alami Malnutrisi

Salah Satunya Obesitas, Orang dengan Dua Kondisi Ini Umum Alami Malnutrisi

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 20:51 WIB

Hari Vegetarian Dunia, Ternyata Pola Makan Ini Tingkatkan Risiko Stroke!

Hari Vegetarian Dunia, Ternyata Pola Makan Ini Tingkatkan Risiko Stroke!

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:06 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB