Olivia Zalianty: Protokol Kesehatan Banyak Diajarkan Orangtua Dulu

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 16:20 WIB
Olivia Zalianty: Protokol Kesehatan Banyak Diajarkan Orangtua Dulu
Olivia Zalianty dalam webinar Suara.com bertajuk “Jibaku Tenaga Kesehatan & Satgas Tangani Covid-19 di Lapangan”, Jumat, (16/10/2020). 

Suara.com - Meski banyak peneliti yang kini tengah berlomba untuk menemukan vaksin Covid-19, namun masih belum ada yang benar-benar terbukti efektif untuk mencegah virus tersebut.

Oleh sebab itu, Ketua Koordinator Tim Relawan Penanganan Covid-19, dr Muhammad Fajri Adda'i kembali menekankan pentingnya untuk menjaga protokol kesehatan, selagi menunggu hadirnya vaksin Covid-19 yang efektif.

"Vaksin terbaik saat ini tuh protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan lain-lain," kata Fajri dalam webinar bertajuk “Jibaku Tenaga Kesehatan & Satgas Tangani Covid-19 di Lapangan”, Jumat, (16/10/2020).

Menanggapi hal tersebut, aktris yang juga relawan lintas budaya Penanganan Covid-19 Olivia Zalianty mengatakan bahwa protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 sebenarnya berasal dari kearifan lokal yang telah diajarkan oleh orangtua terdahulu.

dr Muhammad Fajri Adda'i dalam webinar Suara.com bertajuk “Jibaku Tenaga Kesehatan & Satgas Tangani Covid-19 di Lapangan”, Jumat, (16/10/2020).
dr Muhammad Fajri Adda'i dalam webinar Suara.com bertajuk “Jibaku Tenaga Kesehatan & Satgas Tangani Covid-19 di Lapangan”, Jumat, (16/10/2020).

"Orangtua jaman dulu selalu wanti-wanti itu selalu buka sepatu depan rumah karena sepatu itu kan kotor, jadi masuk rumah harus dicuci terlebih dahulu," kata Olivia dalam kesempatan yang sama.

Bahkan, Olivia mengungkapkan bahwa pada rumah orang Jawa zaman dahulu menyediakan gentong sebelum masuk ke rumah. Sehingga, setiap orang yang masuk ke rumah mesti mandi dan membersihkan diri terlebih dahulu.

"Jadi memang kita sepatutnya diingatkan dengan kejadian ini untuk lebih arif lagi mungkin tradisi leluhur yang sudah kita tinggalkan misal cuci tangan atau mandi mungkin kita bandel udah lupa," ujar dia. 

Sebelumnya, dr Fajri Addai mengungkapkan bahwa untuk saat ini sebaiknya untuk tidak terlalu bergantung pada ketersediaan vaksin Covid-19.

"Pertama belum ada vaksin yang terbukti hingga saat ini, yang kedua pengembangan vaksin membutuhkan waktu 15-20 tahun, dan karena teknologi dan kebutuhan jadi dipercepat,"

Fajri menjelaskan, bahwa di sejumlah negara tertentu ada beberapa vaksin yang telah diberikan untuk untuk penggunaan darurat. Namun, Fajri sekali lagi menggaris bawahi bahwa masih belum ada vaksin yang benar-benar efektif.

"Jadi hanya terbatas saja. Karena belum terbukti, jadi baru dua bulan, efek sampingnya belum terlalu banyak tapi efektivitasnya lumayan. Kita masih butuh data. Karena baru dua bulan belum terlihat manfaatnya, minimal 6 bulan," kata dia.

Fajri juga menambahkan, jika nanti vaksin memang telah tersedia, juga butuh waktu dan proses yang panjang agar semua bisa mendapatkannya. Seperti diketahui untuk bisa mencapai kekebalan kelompok butuh lebih dari 80 persen penduduk yang mendapatkan vaksin.

"Itu butuh waktu yang cukup panjang dan butuh dua kali penyuntikan, misal 80 persen populasi, 270 juta dan butuh 470 juta dosis. Artinya  vaksin terbaik saat ini protokol kesehatan pakai masker, jaga jarak dan lain lain" kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Dokter: Belum Ada Vaksin yang Efektif

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Dokter: Belum Ada Vaksin yang Efektif

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:41 WIB

PB IDI Ingatkan Kembali Pentingnya Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid-19

PB IDI Ingatkan Kembali Pentingnya Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid-19

Video | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:33 WIB

4 Dokter Meninggal Dunia Pekan Ini, IDI Ingatkan Lagi Protokol Kesehatan

4 Dokter Meninggal Dunia Pekan Ini, IDI Ingatkan Lagi Protokol Kesehatan

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:52 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB