Jangan Sembarangan, Pola Makan Bisa Berefek pada Kesuburan Perempuan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 19 Oktober 2020 | 06:10 WIB
Jangan Sembarangan, Pola Makan Bisa Berefek pada Kesuburan Perempuan
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian di Australia pada tahun 2018 menunjukkan bahwa makanan bisa berpengaruh pada kesuburan perempuan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa makanan cepat saji dan tidak banyak makan buah segar akan berpengaruh pada kesuburan perempuan.

"Perhatian tentang dampak diet dan kesuburan semakin meningkat," kata spesialis kesuburan Rebecca Flyckt, MD, seperti yang dikutip dari laman Claveland Clinic.

"Saya yakin pola makan bisa memengaruhi kesuburan," imbuhnya.

Melansir dari Claveland Clinic, studi tersebut menanyai 5.628 perempuan pada kunjungan pertama pascapersalinan tentang asupan buah, sayuran hijau, ikan, dan makanan cepat saji pada bulan sebelum mereka hamil.

Ilustrasi ibu hamil makan ikan [shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil makan ikan [shutterstock]

Peneliti kemudian melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan perempuan untuk hamil.

"Fakta bahwa makan sayuran berdaun hijau dan ikan tidak berdampak pada kesuburan perempuan," ujar Dr. Flyckt.

"Saya sarankan untuk konsumsi bahan makanan buah segar untuk meningkatkan kesuburan Anda," katanya kemudian. 

Penelitian lain juga menemukan bahwa pola makan Mediterania yang menggabungkan sayuran segar, buah, lemak sehat, dan biji-bijian dapat bermanfaat untuk kesuburan.

Untuk meningkatkan kesuburan perempuan, Dr. Flyckt merekomendasikan beberapa pola makan, antara lain:

  • Makan makanan sehat dengan buah dan sayuran segar
  • Menghindari makanan cepat saji, makanan olahan, serta makanan manis dan soda yang manis
  • Menghindari alkohol, rokok dan obat-obatan
  • Tidur berkualitas dan konsisten
  • Perbanyak olahraga
Infertilitas atau kesuburan yang buruk. [Shutterstock]
Infertilitas atau kesuburan yang buruk. [Shutterstock]

"Mulailah membuat perubahan gaya hidup sekitar tiga bulan sebelum Anda mulai merencanakan kehamilan, sebab dibutuhkan 90 hari bagi sel telur untuk memulai proses pematangan,” jelas Dr. Flyckt.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Makan Sehat dan Keseimbangan Gizi untuk Meningkatkan imunitas

Pola Makan Sehat dan Keseimbangan Gizi untuk Meningkatkan imunitas

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Cara Atur Pola Makan saat Pandemi, Apa Saja?

Cara Atur Pola Makan saat Pandemi, Apa Saja?

Video | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:54 WIB

Terobsesi Pangan Organik dan Sehat, Ini Gejala Gangguan Makan Orthorexia

Terobsesi Pangan Organik dan Sehat, Ini Gejala Gangguan Makan Orthorexia

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB