alexametrics

Jadwal Makan dan Tidur yang Rutin Jauhkan Anak dari Risiko Obesitas

Risna Halidi
Jadwal Makan dan Tidur yang Rutin Jauhkan Anak dari Risiko Obesitas
Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)

Risiko obesitas meningkat bahkan ketika anak-anak yang 'selalu' tidur rutin berkurang kapasitasnya menjadi 'kadang-kadang.'

Suara.com - Kebiasaan makan dan tidur tepat waktu serta membatasi jumlah jam untuk menonton televisi terbukti dapat meningkatkan kesehatan emosional dan menurunkan risiko obesitas pada anak.

Kesimpulan ini dicapai setelah peneliti dari Ohio State University di AS mempelajari sekitar 10.955 anak-anak dan kebiasaan mereka.

Mereka mengevaluasi tiga rutinitas rumah tangga ketika anak memasuki usia 3 tahun seperti waktu tidur biasa, waktu makan reguler dan waktu menonton televisi setiap hari.

Periset kemudian membandingkan dengan laporan orangtua mengenai dua aspek pengaturan diri anak pada usia yang sama. Mereka melihat bagaimana rutinitas dan pengaturan diri dapat memengaruhi obesitas pada anak usia 11.

Baca Juga: Miris! Viral Video Anak-anak Lebih Hafal Nama Artis Ketimbang Gus Dur

Periset menemukan bahwa pada usia 3 tahun, 41 persen anak-anak selalu memiliki waktu tidur rutin, 47 persen memiliki waktu makan reguler dan 23 persen dibatasi hanya satu jam atau kurang dalam menyaksikan TV atau video setiap hari.

Peneliti menemukan bahwa ketiga rutinitas rumah tangga tersebut berkaitan dengan emosional anak yang lebih baik. Hasil ini berdasarkan tanggapan orangtua terhadap pertanyaan seperti betapa mudahnya anak menjadi frustrasi atau terlalu bersemangat setiap hari.

Menurut peneliti, anak-anak dengan disregulasi emosional, lebih besar cenderung mengalami obesitas nantinya. Periset juga menemukan bahwa tidak adanya waktu tidur pada anak prasekolah secara reguler adalah prediktor obesitas tunggal pada anak usia 11 tahun.

Risiko obesitas meningkat bahkan ketika anak-anak yang 'selalu' tidur rutin berkurang kapasitasnya menjadi 'kadang-kadang.'

"Kami melihat bahwa anak-anak yang memiliki kesulitan dalam regulasi emosi pada usia 3 tahun juga cenderung mengalami obesitas pada usia 11 tahun," kata Sarah Anderson, seorang profesor di Ohio State University.

Baca Juga: Punya Kebiasaan Aneh Basahi Celana Sebelum Tidur, Warganet: Apa Ga Gatel Tu

Penelitian ini dipublikasikan dalam International Journal of Obesity beberapa tahun lalu.

Komentar