Jadwal Makan dan Tidur yang Rutin Jauhkan Anak dari Risiko Obesitas

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:18 WIB
Jadwal Makan dan Tidur yang Rutin Jauhkan Anak dari Risiko Obesitas
Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan makan dan tidur tepat waktu serta membatasi jumlah jam untuk menonton televisi terbukti dapat meningkatkan kesehatan emosional dan menurunkan risiko obesitas pada anak.

Kesimpulan ini dicapai setelah peneliti dari Ohio State University di AS mempelajari sekitar 10.955 anak-anak dan kebiasaan mereka.

Mereka mengevaluasi tiga rutinitas rumah tangga ketika anak memasuki usia 3 tahun seperti waktu tidur biasa, waktu makan reguler dan waktu menonton televisi setiap hari.

Periset kemudian membandingkan dengan laporan orangtua mengenai dua aspek pengaturan diri anak pada usia yang sama. Mereka melihat bagaimana rutinitas dan pengaturan diri dapat memengaruhi obesitas pada anak usia 11.

Periset menemukan bahwa pada usia 3 tahun, 41 persen anak-anak selalu memiliki waktu tidur rutin, 47 persen memiliki waktu makan reguler dan 23 persen dibatasi hanya satu jam atau kurang dalam menyaksikan TV atau video setiap hari.

Peneliti menemukan bahwa ketiga rutinitas rumah tangga tersebut berkaitan dengan emosional anak yang lebih baik. Hasil ini berdasarkan tanggapan orangtua terhadap pertanyaan seperti betapa mudahnya anak menjadi frustrasi atau terlalu bersemangat setiap hari.

Menurut peneliti, anak-anak dengan disregulasi emosional, lebih besar cenderung mengalami obesitas nantinya. Periset juga menemukan bahwa tidak adanya waktu tidur pada anak prasekolah secara reguler adalah prediktor obesitas tunggal pada anak usia 11 tahun.

Risiko obesitas meningkat bahkan ketika anak-anak yang 'selalu' tidur rutin berkurang kapasitasnya menjadi 'kadang-kadang.'

"Kami melihat bahwa anak-anak yang memiliki kesulitan dalam regulasi emosi pada usia 3 tahun juga cenderung mengalami obesitas pada usia 11 tahun," kata Sarah Anderson, seorang profesor di Ohio State University.

Penelitian ini dipublikasikan dalam International Journal of Obesity beberapa tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi

Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:03 WIB

Hits: Waktu Tidur Paling Singkat di Dunia hingga Es Ganja di Yogyakarta

Hits: Waktu Tidur Paling Singkat di Dunia hingga Es Ganja di Yogyakarta

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:37 WIB

Berdiri di Gang Sempit, Ada Tata Krama Khusus saat Beli Makan di Warung Ini

Berdiri di Gang Sempit, Ada Tata Krama Khusus saat Beli Makan di Warung Ini

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2020 | 08:40 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB