Wanita Berusia 50-an Berisiko Tinggi Kena Long Covid-19

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:30 WIB
Wanita Berusia 50-an Berisiko Tinggi Kena Long Covid-19
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan, wanita berusia antara 50 hingga 60 tahun ada pada risiko tertingi mengembangkan Long Covid-19 usai tertular virus.

Dilansir dari Independent, studi oleh King's College London ini memeriksa data dari aplikasi Covid Symptom Study. Dipimpin oleh Dr Claire Steves dan Profesor Tim Spector, mereka menganalisis data dari 4.182 orang dan menemukan satu dari 20 orang dengan virus corona cenderung mengalami gejala Long Covid-19.

Studi tersebut menemukan bahwa wanita berusia antara 50 dan 60 tahun delapan kali lebih mungkin mengembangkan Long Covid-19, dibandingkan dengan usia 18 hingga 30 tahun.

Para peneliti pun mengidentifikasi empat faktor yang dapat menyebabkan Long Covid-19, yakni usia pada kedua jenis kelamin, wanita di bawah 60 tahun, berat badan, dan tingkat keparahan gejala awal.

Studi menunjukkan mereka yang memiliki dampak jangka panjang dari virus memiliki indeks massa tubuh (BMI) rata-rata yang sedikit lebih tinggi daripada orang yang melakukan pemulihan lebih cepat.

Peneliti juga menemukan penderita asma lebih mungkin untuk mendapatkan Long Covid-19. Namun para peneliti tidak menemukan korelasi yang jelas antara gejala jangka panjang dan kondisi kesehatan lain yang mendasari.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Studi tersebut memperkirakan sekitar satu dari tujuh mereka yang mengidap gejala virus corona akan sakit setidaknya selama empat minggu, satu dari 20 selama delapan minggu dan satu dari 45 selama 12 minggu atau lebih.

Profesor Spector mengatakan Covid-19 adalah penyakit ringan bagi banyak orang, tetapi untuk satu dari 50, gejalanya dapat bertahan lebih dari 12 minggu.

Jadi penting bahwa, selain mengkhawatirkan tingginya angka kematian, kita juga perlu mempertimbangkan mereka yang akan terkena Covid-19 dalam jangka panjang jika pandemi tidak segera dikendalikan.

"Saat kita menunggu vaksin, sangat penting bagi kita semua untuk bekerja sama membendung penyebaran virus corona melalui perubahan gaya hidup dan isolasi diri yang lebih ketat dengan gejala atau tes positif," ujarnya.

Long Covid-19 atau Covid-19 jangka panjang sendiri mengacu pada orang yang mengalami gejala virus corona lebih dari dua minggu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Gejalanya berkisar dari kehabisan napas, merasa kelelahan luar biasa, kesulitan berkonsentrasi, mengalami nyeri otot, nyeri sendi, kabut otak, kehilangan ingatan, masalah pernapasan dan kardiovaskular, serta depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi, Aplikasi Streaming Musik Digital Bantu Promosikan Musisi Lokal

Pandemi, Aplikasi Streaming Musik Digital Bantu Promosikan Musisi Lokal

Press Release | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:23 WIB

Nyaman Tanpa Harus Khawatir, Simak 7 Tips Naik Pesawat saat Pandemi Berikut

Nyaman Tanpa Harus Khawatir, Simak 7 Tips Naik Pesawat saat Pandemi Berikut

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:16 WIB

Ilmuwan Oxford Buat Alat Tes Virus Corona Canggih, Hasilnya Hanya 5 Menit!

Ilmuwan Oxford Buat Alat Tes Virus Corona Canggih, Hasilnya Hanya 5 Menit!

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB