alexametrics

Update Covid-19 Global: Jelang Pemilu, AS Alami Lonjakan Kasus Covid-19

Vania Rossa | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Jelang Pemilu, AS Alami Lonjakan Kasus Covid-19
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit AS mencapai angka tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Suara.com - Amerika Serikat kembali pimpin laju infeksi harian Covid-19. Setelah sebelumnya, sejak akhir Agustus, lonjakan kasus Covid-19 paling banyak terjadi di India. Hal ini terlihat dari update Covid-19 yang dikutip dari situs worldometers, tercatat AS mengalami penambahan kasus Covid-19 sebanyak 68.913 dalam satu hari kemarin, dan ini menjadi yang terbanyak di seluruh dunia.

Dikutip dari Channel News Asia, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit AS mencapai angka tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kondisi itu tentu membebani sistem perawatan kesehatan di beberapa negara bagian.

Presiden AS Donald Trump disebut akan menghadapi pertempuran pemilihan ulang yang sulit pada 3 November, mengingat kecaman atas laporan bahwa virus corona sedang melonjak. Namun, Trump terus mengklaim bahwa kasus Covid-19 terus meningkat karena ada lebih banyak pengujian. Tetapi pernyataan itu tidak didukung oleh data, juga ditolak oleh para ahli kesehatan.

"Kasus naik karena kita TEST, TEST, TEST. Sebuah berita palsu persekongkolan media. Banyak anak muda yang sembuh dengan sangat cepat, 99,9 persen. Persekongkolan media korup setiap saat tinggi," kata Trump dalam postingan Twitternya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Mulai Mereda, Victoria Longgarkan Pembatasan Sosial

Jumlah kasus baru Covid-19 di Amerika Serikat minggu lalu naik 24 persen, sementara jumlah tes yang dilakukan hanya naik 5,5 persen, menurut analisis Reuters.

Hingga hari ini, penambahan kasus Covid-19 masih lebih dari 400 ribu. Data worldometers.info, per Selasa (27/10) pukul 00.40 GMT atau 08.40 WIB, virus corona telah menginfeksi 43,76 juta orang di dunia, bertambah 410.444 dalam satu hari kemarin.

Indonesia jadi penyumbang kasus baru terbanyak keempat di Asia dengan total 3.222 orang. Jumlah ini berada di bawah India (36.838 kasus), Iran (5.960 kasus), dan Irak (3.691 kasus).

Sementara dari total seluruh kasus, Indonesia kelima terbanyak dengan jumlah 392.934 infeksi corona.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meroket, Sri Lanka Tangguhkan Sejumlah Jadwal Kereta

Komentar