Meski Sudah Berubah, Isu Kesehatan Mental di Dunia K-Pop Masih Tabu

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:30 WIB
Meski Sudah Berubah, Isu Kesehatan Mental di Dunia K-Pop Masih Tabu
BLACKPINK. (Allkpop)

Suara.com - World Population Review mencatat, Korea Selatan menduduki peringkat ke-4 dalam banyaknya kasus bunuh diri di dunia. Tetapi negara ini menjadi nomor satu di Asia.

Dalam dunia K-pop, salah satu kasus kematian fenomenal yang diakibatkan oleh masalah kesehatan mental adalah Kim Jonghyun, anggota dari boyband SHINee, pada Desember 2017 silam.

Dalam surat yang ditinggalkannya, mendiang mengakui bahwa depresinya tidak dianggap serius sehingga ia merasa "hancur dari dalam".

Satu tahun kemudian tragedi kembali terjadi di kalangan bintang K-pop kembali terjadi pada mantan anggota girl group f(x), Sulli, yang diduga meninggal bunuh diri.

Sulli dikenal sering melawan arus dan vokal tentang perjuangannya berurusan dengan komentar jahat dan rumor yang mengikuti karirnya.

Jonghyun [Instagram/jonghyun.948]
Kim Jonghyun [Instagram/jonghyun.948]

"Bintang K-pop biasanya memulai debut mereka selama tahun-tahun penting masa muda mereka. Mereka mungkin menghadapi tekanan terus menerus karena jadwal yang padat, kurang tidur, dan tekanan untuk menjadi 'sempurna' di depan publik," jelas dokter dan pakar kesehatan berbasis New York Dr. Nesochi Okeke-Igbokwe, melansir Teen Vogue.

Ide untuk menjadi sempurna dirasakan dalam segala hal, mulai dari cara bernyanyi dan menari hingga tingkah laku mereka saat tampil di publik.

Dalam budaya masyarakat Korea Selatan yang sangat terhubung secara digital, opini dan persepsi publik sering kali terpengaruh oleh komentar online dan situs jejaring sosial.

Bahkan, penggemar sering mengawasi kehidupan pribadi mereka, tidak segan mengkritik apabila terlihat bersama seseorang yang berpotensi menjadi teman kencan.

"Menghadapi stres yang begitu intens dan pengawasan publik pada usia yang sangat muda bukanlah sesuatu yang dapat ditangani semua orang," tambah Dr. Okeke-Igbokwe.

Sulli [Instagram]
Sulli [Instagram]

Menurutnya, mengalami stres tingkat tinggi tanpa henti dapat membahayakan kesehatan fisik dan mental siapa saja.

"Stres kronis dapat menyebabkan sistem kekebalan melemah bagi beberapa orang dan meningkatkan risiko berbagai kondisi kesehatan," lanjutnya.

Meski banyak hal yang harus dilakukan untuk menghilangkan stigma kesehatan mental, beberapa group band sudah condong pada memberi pesan positif.

Beberapa bintang K-pop pun sudah mulai terbuka dan secara pribadi membicarakan kesejahteraan mereka, walau masih banyak yang bungkam tentang hal ini.

Misalnya, Bang Yongguk dari BAP yang memutuskan berhenti dari promosi album karena sedang menghadapi kecemasan dan gangguan panik pada 2016, atau penyanyi Oh My Girl JinE yang terbuka tentang perjuangannya menghadapi gangguan makan anoreksia pada 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa Stres Bunuh Diri, Nadiem Makarim Diminta Tidak Menutup Mata

Siswa Stres Bunuh Diri, Nadiem Makarim Diminta Tidak Menutup Mata

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2020 | 09:43 WIB

Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Masih Tinggi, Penyebab Utama Depresi

Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Masih Tinggi, Penyebab Utama Depresi

Jogja | Kamis, 10 September 2020 | 19:55 WIB

Kasus Bunuh Diri di Kuwait Melonjak Selama Pandemi, Didominasi Ekspatriat

Kasus Bunuh Diri di Kuwait Melonjak Selama Pandemi, Didominasi Ekspatriat

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 17:41 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB