Ilmuwan: Suhu Tubuh Rata-rata Manusia Seiring Waktu Semakin Turun

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Minggu, 01 November 2020 | 11:13 WIB
Ilmuwan: Suhu Tubuh Rata-rata Manusia Seiring Waktu Semakin Turun
Ilustrasi suhu tubuh saat demam (Shutterstock)

Suara.com - Selama beberapa tahun belakangan, dokter dan peneliti sudah mengetahui bahwa 37 derajat Celcius bukanlah suhu tubuh strandar normal, seperti yang dianggap orang-orang sebelumnya.

Sebuah studi yang dilakukan 16 tahun terhadap populasi di Bolivia, Amerika Selatan, dan terbit di Science Advances menunjukkan bahwa rata-rata suhu tubuh menurun dari waktu ke waktu.

Dilansir The Indian Express, studi ini mengamati 18 ribu suhu tubuh dari 5.500 individu di antara Tsimane, populasi asli di Amazon Bolivia.

“Tsimane adalah penjelajah hortikultura asli yang mendiami lingkungan tropis yang penuh dengan beragam patogen (mikroorganisme yang menyebabkan penyakit), dari flu atau pneumonia, hingga cacing tambang dan tuberkulosis,” kata penulis utama Michael Gurven, antropolog di University of California, Santa Barbara.

Paparan infeksi yang lebih banyak dapat menyebabkan peradangan yang lebih tinggi, sehingga dapat menyebabkan suhu tubuh lebih tinggi atau demam yang lebih tinggi.

Pemeriksaan Suhu Tubuh di Tempat Kerja. (Shutterstock)
Pemeriksaan Suhu Tubuh. (Shutterstock)

"Dari penelitian sebelumnya, kami juga mengetahui bahwa Tsimane mengalami peradangan yang lebih tinggi karena beban infeksi yang tinggi ini. Jadi kami berharap menemukan bahwa suhu tubuh di antara Tsimane akan lebih tinggi daripada di AS, Inggris, dan Jerman,” sambung Gurven.

Berbanding terbalik dengan perkiraan awal, ternyata suhu tubuh rata-rata orang Tsimane menurun -17,7 derajat Celcius (0,09 derajat Fahrenheit) per tahun. Jadi, sekarang suhu tubuh rata-rata mereka sekitar 36,5 derajat Celcius.

Penurunan dalam waktu kurang dari dua dekade ini, para peneliti mencatat, hampir sama dengan yang diamati di AS selama dua abad.

Peneliti menduga ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan rata-rata suhu ini, seperti perawatan kesehatan yang lebih baik, inflamasi atau peradangan yang lebih rendah, durasi infeksi yang lebih singkat, hingga tubuh yang kurang bekerja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19: Penjualan Pemindai Suhu Tubuh Jadi Ladang Bisnis

Covid-19: Penjualan Pemindai Suhu Tubuh Jadi Ladang Bisnis

Video | Minggu, 11 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Polda Sumut Akan Gunakan Helm Canggih Deteksi Suhu Tubuh

Polda Sumut Akan Gunakan Helm Canggih Deteksi Suhu Tubuh

Sumut | Selasa, 29 September 2020 | 16:50 WIB

Teknologi Monitoring Detak Jantung dan Suhu Tubuh

Teknologi Monitoring Detak Jantung dan Suhu Tubuh

Your Say | Rabu, 23 September 2020 | 17:13 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×