Perawatan Covid-19 di Rumah Sakit Tingkatkan Infeksi Superbug Resisten Obat

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Senin, 02 November 2020 | 13:37 WIB
Perawatan Covid-19 di Rumah Sakit Tingkatkan Infeksi Superbug Resisten Obat
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Banyaknya perawatan infeksi Covid-19 di rumah sakit di seluruh dunia ternyata memiliki dampak lain, yaitu memicu infeksi 'superbug', mikroba yang resistan terhadap obat.

Superbug tersebut adalah jamur Candida auris yang dapat menginfeksi telinga dan membuka luka, serta dapat memasuki aliran darah sehingga memicu infeksi parah di seluruh tubuh.

Berdasarkan Live Science, jamur dapat menempel di permukaan dan menyebar dengan mudah di tempat-tempat perawatan kesehatan, terutama pada pasien yang menggunakan kateter atau tabung lain dengan saluran masuk ke tubuh mereka.

Sekarang, data awal menunjukkan bahwa masuknya pasien Covid-19 ke rumah sakit juga mendorong lonjakan kasus jamur C. auris, menurut laporan National Geographic.

Khususnya di Amerika Serikat yang telah melaporkan 1.272 kasus infeksi jamur tahun ini, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Jumlah kasus pada 2020 mungkin lebih tinggi dari yang dilaporkan, mengingat pandemi virus corona ini telah mengganggu sistem pengawasan yang digunakan untuk melacak penyebaran jamur.

"Sayangnya, ada beberapa tempat di mana kami melihat kebangkitan C. auris," kata Dr. Tom Chiller, kepala cabang penyakit mikotik di CDC.

CDC mengatakan bahwa pasien dapat terkolonisasi C. auris untuk waktu yang lama.

"Artinya jamur dapat tetap di kulit mereka tanpa menyebabkan gejala yang jelas dan C. auris dapat bertahan di permukaan di lingkungan perawatan kesehatan," sambungnya.

baca juga

Tantangan lainnya adalah superbug sangat sulit disembuhkan karena resisten terhadap obat antijamur, seperti fluconazole, dan amphotericin B.

(Shutterstock)
Ilustrasi orang sakit (Shutterstock)

Karena resistensi obat, kadang-kadang dokter harus menggunakan obat lini ketiga untuk mengobati pasien jika pengobatan lini kedua juga gagal.

Anuradha Chowdhary, profesor mikologi medis di Vallabhbhai Patel Chest Institute di University of Delhi, mengatakan pasien Covid-19 harus diskrining secara teratur untuk C. auris.

Jika jenis C. auris tertentu juga resisten terhadap ketiga kelas obat antijamur, dokter perlu memberikan dosis tinggi untuk mengobati infeksi.

"Namun pengobatan ini akan menjadi pilihan terakhir," catat CDC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Videografis: Panduan ke Rumah Sakit di Masa Pandemi Covid-19

Videografis: Panduan ke Rumah Sakit di Masa Pandemi Covid-19

Video | Minggu, 25 Oktober 2020 | 12:00 WIB

Infeksi Superbug, Bahaya Tersembunyi dalam Perang Melawan Virus Corona

Infeksi Superbug, Bahaya Tersembunyi dalam Perang Melawan Virus Corona

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:15 WIB

Mycoplasma Genitalium, Penyakit Seksual yang Dijuluki Superbug

Mycoplasma Genitalium, Penyakit Seksual yang Dijuluki Superbug

Health | Rabu, 11 Juli 2018 | 20:29 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×