Justin Bieber Pernah Berniat Bunuh Diri, Mengapa Pria Sangat Rentan?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 03 November 2020 | 17:00 WIB
Justin Bieber Pernah Berniat Bunuh Diri, Mengapa Pria Sangat Rentan?
Justin Bieber. (Instagram/@justinbieber)

Suara.com - Penyanyi kenamaan Justin Bieber akhirnya mengungkap kondisi kesehatan mentalnya dahulu, saat ia pernah berpikiran untuk bunuh diri.

"Ada saat-saat di mana saya benar-benar ingin bunuh diri. Seperti, apakah rasa sakit ini akan hilang? Itu sangat konsisten, rasa sakitnya begitu konsisten," kata Justin dalam tayangan film dokumenter YouTube Originals terbarunya.

Dari perasaan inilah ia berpikiran untuk bunuh diri. "Aku hanya menderita, bukan? Jadi, aku berpikir lebih baik tidak merasakannya," sambungnya, dilansir Eonline.

Bunuh diri adalah masalah yang sangat sensitif dan kompleks dengan banyak penyebab, lapor BBC.

Justin Bieber (Instagram/JustinBieber)
Justin Bieber (Instagram/JustinBieber)

Wanita cenderung memiliki tingkat diagnosis depresi lebih tinggi dan lebih mungkin mencoba bunuh diri daripada pria.

Bertentangan dengan itu, data WHO menunjukkan bahwa hampir 40 persen negara memiliki laporan 15 kematian akibat bunuh diri per 100 ribu pria.

Tetapi, metode bunuh diri pria seringkali lebih kejam, membuatnya lebih mungkin diselesaikan sebelum ada yang bisa mengintervensi upaya mereka.

Satu studi terhadap lebih dari empat ribu pasien rumah sakit yang terlibat dalam tindakan menyakiti diri sendiri menemukan, pria juga memiliki tingkat niat bunuh diri lebih tinggi daripada wanita.

Faktor risiko tindakan bunuh diri

Dari generasi ke generasi, masyarakat telah mendorong pria untuk menjadi 'kuat' dan tidak mengakui bahwa mereka sedang 'berjuang'.

"Kita memberi tahu anak laki-laki bahwa 'anak laki-laki tidak menangis'," ujar Colman O'Driscoll, mantan direktur eksekutif operasi dan pengembangan di Lifeline.

Ilustrasi gantung diri (Shutterstock)
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock)

Menurutnya, sejak kecil masyarakat mengondisikan anak laki-laki untuk tidak mengekspresikan emosi, karena hal ini menandakan bahwa mereka lemah.

Pria juga kurang mungkin mengakui ketika mereka sedang merasa rentan, baik kepada diri sendiri, teman, atau keluarga. Bahkan, mereka lebih enggan memeriksakan diri ke dokter daripada wanita.

"Pria lebih jarang mencari bantuan untuk kesehatan mental. Bukan karena pria tidak memiliki masalah yang sama dengan wanita, tetapi mereka cenderung tidak mengetahui bahwa mereka memiliki tekanan atau kondisi kesehatan mental yang menempatkan mereka pada risiko lebih besar untuk bunuh diri," jelas Jill Harkavy-Friedman, wakil presiden penelitian American Foundation for Suicide Prevention.

Jika seseorang tidak sadar akan hal itu, maka mereka kurang sadar dengan apa yang dapat mereka lakukan untuk mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Kesehatan Mental Anak selama Sekolah di Rumah, Simak 4 Tips Ini

Jaga Kesehatan Mental Anak selama Sekolah di Rumah, Simak 4 Tips Ini

Health | Selasa, 03 November 2020 | 13:17 WIB

Menanggulangi Problem Kesehatan Mental Narapidana di Dalam Penjara

Menanggulangi Problem Kesehatan Mental Narapidana di Dalam Penjara

Your Say | Selasa, 03 November 2020 | 11:35 WIB

Hadapi Kekerasan Seksual pada Anak dengan Kesiagaan Mental

Hadapi Kekerasan Seksual pada Anak dengan Kesiagaan Mental

Your Say | Senin, 02 November 2020 | 10:41 WIB

Terkini

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB