Cara Mengobati Moluskum, Infeksi Kulit yang Berbentuk Mirip Jerawat

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Rabu, 04 November 2020 | 17:20 WIB
Cara Mengobati Moluskum, Infeksi Kulit yang Berbentuk Mirip Jerawat
Ilustrasi moluskum yang mirip jerawat. (Shutterstock)

Suara.com - Moluskum kontagiosum merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh virus. Baik orang dewasa maupun anak-anak bisa mengalami penyakit tersebut, tetapi cara penularannya berbeda.

Pada orang dewasa, moluskum disebut juga sebagai infeksi menular seks (IMS) karena penularannya melalui hubungan seksual. Sedangkan pada anak-anak melalui kontak erat dengan pasien moluskum.

Infeksi moluskum memang tak banyak diketahui masyarakat terlebih bentuknya yang mirip jerawat seringkali disalahartikan.

Sedangkan pada anak-anak, terkadang orangtua mengira bahwa itu eksem karena bentuknya yang menyerupai ruam pada kulit.

Walau bentuknya mirip seperti jerawat juga ruam kemerahan, moluskum tidak bisa diobati hanya dengan obat oles.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Anthony Handoko Sp. KK., mengatakan bahwa moluskum hanya bisa diobati dengan menghancurkan atau mengangkat inti sel infeksi tersebut.

"Paling penting harus menghancurkan moluskum. Bukan dibuat luka tapi dikeluarkan. Didalamnya ada inti sel yang disebut badan moluskum. Tindakannnya harus dikeluarkan dari kulit," jelas Anthony dalam webinar bersama media, Rabu (4/11/2020).

Ia menjelaskan, jika badan moluskum tidak dikeluarkan, luka bisa saja sembuh tetapi moluskum tidak hilang dan akan muncul lagi kemudian hari.

Sehingga tindakan pengobatan yang dilakukan harus menghancurkan badan moluskum dengan cairan kaustik, laser, atau elektrokalter.

"Pada penelitian lanjut diharapkan ada pengobatan oral. Tapi hal itu belum lazim karena penelitian sedang dilanjutkan. Jadi tindakan yang dilakukan destruktif melalui laser," jelasnya.

Tetapi pengobatan dengan laser lebih banyak dilakukan kepada pasien dewasa.

Sedangkan pengobatan moluskum pada anak-anak, menurut dokter Anthony, lebih sering menggunakan cairan kaustik.

Dokter Anthony menjelaskan, pada terapi laser, badan moluskum akan langsung dikeluarkan.

Tetapi dengan menggunakan cairan, titik moluskum itu akan dioleskan kemudian dalam jangka waktu tertentu akan bereaksi dan badan moluskum akan lepas dengan sendirinya.

Menurut Anthony, terapi dengan cairan itu jauh lebih aman bagi pasien anak-anak. Karena jika menggunakan terapi laser dikhawatirkan membuat trauma pada anak dan tidak mau dilakukan pengobatan lagi.

"Menentukan terapi harus ada beberapa hal baik pada anak atau dewasa. Status imun bagaimana, lokasi moluskum di mana, tentu juga kooperatif dari pasien. Dan dia harus tahu akan diperlakukan bagaimana," tuturnya.

"Contoh pada anak, kalau boleh milih sebenarnya lebih ingin leser supaya cepat dan penyembuhan tidak menyiksa. Tapi apakah mampu laksana? Untuk menjaga anak gak trauma, supaya mau berobat. Itu pertimbangan penting. Jadi paling baik buat anak, saya rasa pengobatan cairan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cushion Lokal dengan Coverage Tinggi untuk Menutupi Bekas Jerawat

5 Cushion Lokal dengan Coverage Tinggi untuk Menutupi Bekas Jerawat

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:23 WIB

3 Rekomendasi Serum Retinol yang Bantu Sembuhkan Jerawat, Aman bagi Pemula

3 Rekomendasi Serum Retinol yang Bantu Sembuhkan Jerawat, Aman bagi Pemula

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:20 WIB

5 Color Corrector Terbaik untuk Tutupi Mata Panda dan Samarkan Bekas Jerawat

5 Color Corrector Terbaik untuk Tutupi Mata Panda dan Samarkan Bekas Jerawat

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:18 WIB

Pakai Moisturizer tapi Malah Jerawatan? Ini Kesalahan yang Sering Tidak Disadari

Pakai Moisturizer tapi Malah Jerawatan? Ini Kesalahan yang Sering Tidak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:15 WIB

Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya

Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:37 WIB

4 Cleanser Matcha Harga Mulai Rp29 Ribu, Lawan Jerawat pada Kulit Berminyak

4 Cleanser Matcha Harga Mulai Rp29 Ribu, Lawan Jerawat pada Kulit Berminyak

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:35 WIB

Cleansing Balm Non-Comedogenic: 5 Pilihan yang Aman untuk Kulit Berjerawat

Cleansing Balm Non-Comedogenic: 5 Pilihan yang Aman untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:25 WIB

5 Serum Berbahan Green Tea untuk Menenangkan Kulit Berjerawat dan Kemerahan

5 Serum Berbahan Green Tea untuk Menenangkan Kulit Berjerawat dan Kemerahan

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 16:25 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:10 WIB

4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat

4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB