Studi Buktikan Cuaca Dingin dan Vitamin A Bisa Percepat Pembakaran Lemak

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 05 November 2020 | 08:07 WIB
Studi Buktikan Cuaca Dingin dan Vitamin A Bisa Percepat Pembakaran Lemak
Ilustrasi lemak di perut. [shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru membuktikan bahwa kombinasi antara cuaca dingin dan vitamin A bisa memicu terjadinya proses pembakaran lemak. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Metabolism itu membuktikan efek suhu dingin dan vitamin A terhadap perubahan lemak putih.

Lemak putih menjadi tempat penyimpanan kalori berlebih. Kemudian kombinasi cuaca dingin dan vitamin A, dapat mengubahnya menjadi lemak cokelat yang merangsang pembakaran lemak dan pembentukan panas.

"Lebih dari 90 persen dari timbunan lemak tubuh manusia adalah lemak putih yang disimpan di perut, paha bawah, dan atas," tertulis dalam studi tersebut dikutip dari Fox News.

Menurut temuan itu, suhu dingin meningkatkan kadar vitamin A yang membantu mengubah lemak putih menjadi lemak cokelat, sehingga merangsang pembakaran lemak. Cadangan vitamin A sebagian besar disimpan di hati.

Begitu suhu dingin diterapkan pada tikus, peningkatan kadar vitamin A dan pengangkut darahnya, protein pengikat retinol, menyebabkan tingkat pembakaran lemak yang lebih tinggi karena lemak putih diubah menjadi cokelat saat tubuh berusaha untuk tetap hangat.

Sebagai alternatif, ketika protein pengikat retinol pengangkut vitamin A diblokir pada tikus, lemak tidak berubah jadi cokelat. Akibatnya, tikus tidak dapat melindungi diri dari dingin.

Para peneliti mengklaim studi itu menjadi solusi untuk mengatasi penambahan berat badan dan obesitas. Meskipun peneliti utama studi tersebut, Florian Kiefer dari Medical University of Vienna, memperingatkan agar tidak mengonsumsi suplemen vitamin A dalam jumlah besar dalam upaya menurunkan berat badan.

"Hasil kami menunjukkan bahwa vitamin A memainkan peran penting dalam fungsi jaringan adiposa dan memengaruhi metabolisme energi global. Namun, ini bukan berarti untuk mengonsumsi suplemen vitamin A dalam jumlah besar jika tidak diresepkan. Karena sangat penting vitamin A itu diangkut ke sel yang tepat pada waktu yang tepat," jelas peneliti MedUni Vienna itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pria Lebih Baik Dalam Diet daripada Perempuan, Mengapa?

Studi: Pria Lebih Baik Dalam Diet daripada Perempuan, Mengapa?

Health | Rabu, 04 November 2020 | 15:19 WIB

Dikenal Baik untuk Diet, Tapi 5 Asupan Ini Tak Efektif Turunkan Berat Badan

Dikenal Baik untuk Diet, Tapi 5 Asupan Ini Tak Efektif Turunkan Berat Badan

Health | Minggu, 01 November 2020 | 15:20 WIB

Meski Klasik, 4 Metode Penurunan Berat Badan Ini Efektif

Meski Klasik, 4 Metode Penurunan Berat Badan Ini Efektif

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB