Dokter: Anak Tak Lagi Sesak Bukan Tanda Sembuh dari Penyakit Jantung Bawaan

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Minggu, 08 November 2020 | 14:55 WIB
Dokter: Anak Tak Lagi Sesak Bukan Tanda Sembuh dari Penyakit Jantung Bawaan
Ilustrasi anak mengalami sesak napas. [Shutterstock]

Suara.com - Penyakit jantung bawaan yang dialami anak tidak bisa sembuh dengan sendiri. Orangtua tetap wajib waspada, meskipun anak tak lagi sesak napas.

Menurut dr Spesialis Anak, dr. Syarif Rohimi, Sp.A(K), anak dengan penyakit jantung bawaan yang tak sesak napas justru menjadi gejala khas hipertensi glukomal.

"Kalau bocor sudah besar, pernah dikasih obat-obatan jangan terlena dengan keadaan anak yang tidak ada keluhan. Karena anak yang tidak ada keluhan itu menjadi awal dari komplikasi sebenarnya, yang disebut hipertensi glukomal," jelasnya saat siaran langsung Instagram dokteranakku_id, Minggu (8/11/2020).

Dokter Syarif menjelaskan, jika anak pernah dengan risiko sakit jantung bawaan pernah alami sesak saat bayi, namun kemudian tidak lagi alami sesak ketika usia anak-anak, itu disebabkan kebocoran jantung yang besar sudah terjadi perimbangan antara tekanan jantung kiri dan kanan.

Hal itu yang menyebabkan anak tidak sesak. Namun kondisi itu justru menjadi fese berbahaya, lanjut dokter Syarif.

"Kalau sudah hipertensi glukomal tidak bisa dilakukan apa-apa lagi. Artinya kalau pun dilakukan operasi kemungkinan berhasilnya susah. Persiapan akan lebih ketat, operasi butuh waktu lama. Setelah dilakukan operasi juga butuh pemantauan lebih lanjut," paparnya.

Walau begitu, ada juga pasien hipertensi glukomal yang berhasil sembuh. Namun, menurut dokter Syarif, jumlahnya tak banyak.

Biasanya lasien hipertensi glukomal akan diberikan obat seldenafil dan menghindari beberapa penyakit.

"Supaya tidak tambah parah hindari batuk, pilek, dan infeksi. Anemi juga karena darahnya akan lebih encer dan meningkatkan tekanan paru," jelasnya.

baca juga

Terkait gejala anak dengan penyakit jantung bawaan, yang paling bisa terlihat adalah kecenderungan berkeringat.

"Memang keringat jadi salah satu gejala penyakit jantung bawaan tapi harus disertai dengan gejala yang lain," kata dokter spesialis anak Dr. Syarif Rohimi Sp. A (K) dikutip dari siaran langsung Instagram dokteranakku_id, Minggu (8/11/2020).

Ia menjelaskan bahwa gejala utama dari penyakit jantung bawaan adalah berat badan anak tidak kunjung naik. Selain itu juga anak jadi mudah lelah.

"Cepat capek kalau menyusui atau kalau anak lebih besar cepat capek kalau jalan. Dalam waktu lama itu bisa menyebabkan berat badan tidak naik. Sering batuk pilek," tuturnya.

Berat badan yang tidak naik menyebabkan bocor besar pada jantung. Oleh karena bocor yang besar, menyebabkan jantung bekerja lebih keras atau simpatis, untuk menyalurkan darah ke seluruh tubuh.

Menurut dokter Syarif, konfisi iti yang menyebabkan keringat berlebihan. Tapi tidak semua anak berkeringat pasti memiliki pebyakit jantung.

"Jadi secara ringkas memang pada keringat vanyak bisa jadi salah satu gejala penyakit jantung. Tapi tidak semua. Perlu dilihat gejala lain dan lakukan pemeriksaan. Kalau perlu dilakukan pemeriksaan ekokadriografi. Itu pemeriksaan tidak menyebabkan anak sakit dan bisa dengan BPJS," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Health | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Health | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Katup Jantung Bermasalah Bisa Diam-Diam Menggerogoti Fungsi Jantung, Ini Gejalanya

Katup Jantung Bermasalah Bisa Diam-Diam Menggerogoti Fungsi Jantung, Ini Gejalanya

Health | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:54 WIB

Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 10:20 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:15 WIB

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:13 WIB

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:09 WIB

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:08 WIB

3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea

3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea

News | Senin, 21 September 2026 | 13:07 WIB

Kebutuhan Kayu Sengon Tinggi, Tanaman Tahan Iklim Ekstrem Mulai Dikembangkan

Kebutuhan Kayu Sengon Tinggi, Tanaman Tahan Iklim Ekstrem Mulai Dikembangkan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:05 WIB

Benjamin Netanyahu Injak Kaki ke Masjid Al-Aqsa, Hamas Murka: Provokasi Terang-terangan

Benjamin Netanyahu Injak Kaki ke Masjid Al-Aqsa, Hamas Murka: Provokasi Terang-terangan

News | Senin, 21 September 2026 | 13:05 WIB

Lima Langkah Mudah Parkir Mobil di Area Sempit Tanpa Panik

Lima Langkah Mudah Parkir Mobil di Area Sempit Tanpa Panik

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:04 WIB

×