Pola Makan yang Baik Bagi Penderita Epilepsi untuk Mencegah Kekambuhan

Risna Halidi | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Selasa, 17 November 2020 | 15:13 WIB
Pola Makan yang Baik Bagi Penderita Epilepsi untuk Mencegah Kekambuhan
Ilustrasi epilepsi. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit epilepsi merupakan gangguan kesehatan yang ditandai dengan kejang yang tidak terduga. Umumnya orang yang memiliki riwayat penyakit tersebut mengalami lebih dari satu jenis kejang dan diikuti gejala seperti kebingungan, dan kehilangan kesadaran.

Penderita epilepsi juga mudah mengalami kekambuhan apabila tidak menerapkan gaya hidup sehat yang bertujuan untuk membantu sistem kekebalan tubuhnya.

Sebab itu, penting bagi penderita epilepsi untuk memenuhi nutrisi seimbang. Berikut nutrisi yang perlu diterapkan penderita epilepsi seperti dilansir Boldsky, Selasa (17/11/2020)'

Hilangkan Karbohidrat Sederhana
Karbohidrat sederhana di antaranya adalah gula, permen, minuman manis, sirup, dan makanan yang panggang. Cobalah untuk hindari makanan ini dari menu keseharian penderita epilepsi.

Mengonsumsi Makanan Sehat
Orang dengan epilepsi harus mengonsumsi makanan dari makanan alami, seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian karena makanan tersebut diproses secara minimal dan mengandung dengan vitamin, mineral, dan antioksidan.

Konsumsi Lemak Sehat
Lemak sehat bisa kita temukan di minyak ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan dan biji-bijian karena lemak dapat membantu menyerap nutrisi penting sehingga berperan pada berfungsinya sel.

Minum Banyak Air
Penderita epilepsi harus minum banyak air karena dapat membantu berkonsentrasi lebih baik dan membantu fungsi sel-sel tubuh dengan lebih baik.

Mengonsumsi Makanan Kaya Protein
Makanan kaya protein penting dikonsumsi, karena membantu sistem kekebalan tubuh. Anda bisa menemukan protein dalam beberapa makanan seperti daging, ikan, telur, kacang lentil, susu dan keju.

Hindari makanan berpengawet
Makanan olahan yang berbasis cepat saji banyak mengandung pengawet. Hindari makanan seperti mie instan, camilan keripik, dan minuman instan yang berbahaya.

Hindari junk food
Jika terlalu banyak mengonsumsi junk food, kandungan lemak trans dalam makanan tersebut dapat menghambat saraf otak. Dengan begitu, penderita epilepsi rentan mengalami kejang yang tidak dapat ditebak.

Konsumsi sumber serat
Sumber serat menjadi salah satu makanan yang mengandung tinggi antioksidan. Kandungan baik itu dapat menjaga kesehatan otak karena dapat mencegah radikal bebas. Perbanyak makan buah dan sayuran alami untuk mencegah kambuhnya epilepsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhasil Pangkas Berat Badan 20 kg, Ini Rahasia Makanan Rebel Wilson

Berhasil Pangkas Berat Badan 20 kg, Ini Rahasia Makanan Rebel Wilson

Lifestyle | Selasa, 17 November 2020 | 12:25 WIB

Khusus Pria, Ini 5 Makanan agar Sperma Lebih Tokcer

Khusus Pria, Ini 5 Makanan agar Sperma Lebih Tokcer

Sumut | Senin, 16 November 2020 | 20:32 WIB

Biar Sperma Lebih Tokcer, Coba Deh Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini!

Biar Sperma Lebih Tokcer, Coba Deh Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini!

Health | Minggu, 15 November 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB