Studi: Banyak Tertawa Bisa Menguatkan Fisik, Mental, dan Kehidupan Sosial

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 24 November 2020 | 14:21 WIB
Studi: Banyak Tertawa Bisa Menguatkan Fisik, Mental, dan Kehidupan Sosial
Ilustrasi anak tertawa. (Shutterstock)

Suara.com - Tertawa memiliki berbagai keuntungan, baik secara mental bahkan fisik dan sosial. Hal ini disebabkan karena tertawa mengaktifkan banyak area di otak, yakni area yang mengontrol motorik, emosional, kognitif, dan pemrosesan sosial.

Melansir dari Medical Xpress, berikut beberapa manfaat tertawa untuk kesehatan yang mampu mengembangkan kekuatan fisik, mental, hingga sosial, antara lain:

1. Tertawa dan Kekuatan Fisik

Tertawa membantu mengembangkan otot dan kekuatan tubuh bagian atas. Tertawa juga sering kali melibatkan gerakan mata, kepala, dan bahu.

Tertawa mengaktifkan banyak wilayah di otak, otot, dan memodulasi emosi positif. Dengan mengaktifkan jalur saraf emosi seperti kegembiraan, tertawa dapat meningkatkan suasana hati dan menurunkan respons fisik serta emosional terhadap stres.

Dengan meminimalkan respons otak Anda terhadap ancaman, tertawa membatasi pelepasan neurotransmiter dan hormon seperti kortisol yang dapat merusak sistem kardiovaskular, metabolisme, dan kekebalan Anda dari waktu ke waktu.

2. Tertawa dan Kekuatan Sosial

Tertawa menciptakan ikatan dan meningkatkan keintiman dengan orang lain. Ahli bahasa Don Nilsen menunjukkan bahwa tertawa kecil menguatkan peran sosial. Sejak awal kehidupan, tawa bayi merupakan tanda kesenangan eksternal yang membantu memperkuat ikatan dengan pengasuhnya.

Tertawa adalah tanda eksternal untuk berbagi apresiasi atas situasi tersebut. Misalnya, pembicara publik dan pelawak mencoba tertawa untuk membuat audiens merasa lebih dekat secara psikologis dengan menciptakan keintiman.

Ilustrasi tertawa bersama pasangan. (Shutterstock)
Ilustrasi tertawa bersama pasangan. (Shutterstock)

3. Tertawa dan Kekuatan Mental

Tertawa menghasilkan emosi positif yang mengarah pada perkembangan perasaan seperti geli, bahagia, kegembiraan, dan ceria. Tertawa juga membangun ketahanan dan meningkatkan pemikiran kreatif.

Tertawa meningkatkan kesejahteraan subjektif dan kepuasan hidup. Para peneliti menemukan bahwa emosi positif kerena tawa berkorelasi dengan menghargai makna hidup dan membantu orang dewasa yang lebih tua untuk memahami kesulitan yang mereka hadapi selama hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog Sampai Dokter Bilang, Tertawa Solusi Hadapi Stres di Masa Pandemi

Psikolog Sampai Dokter Bilang, Tertawa Solusi Hadapi Stres di Masa Pandemi

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:17 WIB

Semua Sepakat, Tertawa Bisa Jadi Solusi Hadapi Stres di Masa Pandemi

Semua Sepakat, Tertawa Bisa Jadi Solusi Hadapi Stres di Masa Pandemi

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:41 WIB

Tempat Ini Terapkan Terapi Tertawa Guna Cegah Stres Saat Pandemi Covid-19

Tempat Ini Terapkan Terapi Tertawa Guna Cegah Stres Saat Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:08 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB