7 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-Tiba, Salah Satunya Karena Insomnia

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 11:52 WIB
7 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-Tiba, Salah Satunya Karena Insomnia
Ilustrasi berat badan naik tiba-tiba. (Sumber: Shutterstock)

5. Perimenopause
Masa transisi menuju menopause, atau disebut perimenopause, bisa dimulai pada wanita di usia pertengahan 30-an, meski biasanya dimulai pada wanita usia 40-an. Kondisi ini memicu hormon seperti estrogen naik dan turun secara tidak merata, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan pada beberapa wanita, demikian kata Dr. .Jampolis.

Tanda-tanda perimenopause lainnya termasuk menstruasi yang tidak teratur, hot flashes, perubahan suasana hati, dan perubahan libido.

Perimenopause juga dapat menyebabkan perubahan tubuh tak terelakkan seiring bertambahnya usia, seperti hilangnya massa otot dan peningkatan lemak tubuh. Dan inilah yang mungkin menyebabkan angka timbangan menaik dengan cepat.

6. Dehidrasi
Kristen Neilan, RD, ahli diet di University of Florida Health, mengatakan kebanyakan dari kita hampir tidak minum cukup air. Itu karena banyak dari kita yang salah mengira perasaan haus dengan perasaan lapar.

"Kebingungan, kelelahan, dan pusing adalah tanda-tanda dehidrasi ringan, sangat mirip dengan apa yang kita rasakan saat kita mendambakan camilan," katanya.

Sinyal campuran bukan satu-satunya kemungkinan penyebab di balik kenaikan berat badan Anda yang tidak dapat dijelaskan. “Hidrasi yang memadai meningkatkan fungsi mitokondria — yang pada dasarnya berarti meningkatkan metabolisme Anda,” kata Neilan.

Tanpa cukup air, sel Anda tidak dapat melakukan tugasnya -yaitu mengubah makanan Anda menjadi energi - dengan cepat dan efisien.

7. Kanker ovarium
Dalam kasus yang jarang terjadi, perut yang membesar adalah hasil dari tumor ovarium dan penumpukan cairan yang terkait dengannya, kata Sanaz Memarzadeh, MD, PhD, seorang ahli bedah kanker ginekologi di UCLA Health.

“Pasien datang dengan perut kembung, dan celana mereka kesempitan. Kadang-kadang tumornya sangat besar sehingga dapat menyebabkan pembedahan pada perut,” kata dr. Memarzadeh.

Wanita lebih mungkin didiagnosis dengan kanker ovarium setelah menopause. Tetapi penting bagi wanita di segala usia untuk memperhatikan gejala berikut: merasa kenyang terlalu cepat, nyeri di area perut bagian bawah, dan tekanan ekstra pada kandung kemih. Temui dokter Anda jika kembung terus berlanjut, terutama jika keluarga Anda memiliki riwayat kanker ovarium.

Nah, itulah 7 penyebab berat badan naik tiba-tiba. Perhatikan apakah salah satunya ada yang mirip dengan yang Anda rasakan?

Lalu, kapan sebaiknya menemui dokter?

Pertama, Anda harus melihat dulu seperti apa gaya hidup Anda. Jika diet Anda buruk, kenaikan berat badan hingga setengah kg dalam seminggu adalah normal. Siklus menstruasi Anda juga dapat membuat berat badan Anda berfluktuasi antara 2 hingga 2,5 kg, tergantung pada tahap siklus Anda.

Tetapi kapan penambahan berat badan ini perlu menjadi perhatian? Jika berat badan Anda bertambah setengah hingga satu kg atau lebih dalam seminggu, dan Anda tidak melihat angkanya menurun. Inilah waktunya untuk menemui dokter.
"Jika seseorang memperhatikan bahwa berat badan mereka bertambah dengan cepat, setengah hingga satu kg seminggu, dan itu tidak terkait dengan siklus menstruasi, kurang tidur, kecemasan atau depresi, atau ngemil atau makan berlebihan, maka mereka mungkin harus menemui dokter untuk melakukan penelusuran riwayat menyeluruh dan pemeriksaan fisik, serta beberapa pemeriksaan laboratorium yang sesuai untuk menemukan penyebab kenaikan berat badan," kata dr. Shafipour.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Berat Badan Turun 5 Kg dalam Seminggu, Coba Diet Jepang

Ingin Berat Badan Turun 5 Kg dalam Seminggu, Coba Diet Jepang

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 07:15 WIB

Tanpa Olahraga, Jus Jeruk Bali Bisa Bantu Hilangkah Lemak Perut

Tanpa Olahraga, Jus Jeruk Bali Bisa Bantu Hilangkah Lemak Perut

Health | Rabu, 25 November 2020 | 16:38 WIB

Olahraga Terlalu Sering Ternyata Tak Baik, Malah Bisa Merusak Tubuh

Olahraga Terlalu Sering Ternyata Tak Baik, Malah Bisa Merusak Tubuh

Jatim | Rabu, 25 November 2020 | 09:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB