Mengenal Dermatitis Atopik dan Kasus yang Pernah Terjadi pada Bayi

Vania Rossa

Rabu, 09 Desember 2020 | 08:13 WIB
Mengenal Dermatitis Atopik dan Kasus yang Pernah Terjadi pada Bayi
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Dermatitis atopik sering dialami bayi. Menurut penjelasan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), peradangan pada kulit ini memiliki gejala radang kulit yang disertai dengan gatal. Kemudian, muncul bintil-bintil kemerahan, gatal, kulit menjadi kering, bersisik, luka atau menebal dan menjadi kehitaman.

Kasus dermatitis atopik pada bayi yang paling viral pernah terjadi pada seorang bayi yang bernama Ryu. Yuk, simak di sini kisah lengkap Ryu serta informasi terkait dermatitis atopik, penyebab, dan cara mengatasinya.

Kasus Dermatitis Atopik
Terkait kasus dermatitis atopik, anak bernama Ryu yang berumur 6 bulan pada tahun 2017 memiliki pengalaman yang cukup tidak menyenangkan. Hal ini diawali dengan kedua orangtua Ryu yang mengajaknya untuk menghadiri suatu pesta pernikahan.

Malam itu, orangtua Ryu mendandaninya sangat rapi dan lucu, sehingga membuat para tamu yang hadir merasa gemas dengannya. Banyak para undangan lainnya yang memegang atau mencubit pipi Ryu yang sangat menggemaskan.

Bahkan, bukan hanya sekadar pipi, banyak juga orang lain yang mengelus, mencium pipinya, bahkan ada juga yang setelah pegang sepatu Ryu, kemudian orang tersebut memegang bagian pipi Ryu.

Melihat perlakuan itu, sontak orangtua Ryu pun merasa khawatir. Karena belum tentu tangan orang-orang yang memegang Ryu itu bersih. Terlebih, diakui olehnya, jika ayah Ryu ini adalah orang yang sangat mengutamakan kebersihan.

"Saya ini super clean freak, bawa tisu basah kemana-mana, selalu lap tangan sebelum pegang Ryu, dan selalu bersihin tangan Ryu, pipi Ryu, dan lainnya," ungkap ayah Ryu.

Kedua orangtua Ryu sebenarnya ingin melarang orang lain untuk tidak menyentuh Ryu secara sembarangan. Walaupun, akhirnya mereka menahan keinginan itu.

Gejala Dermatitis Atopik pada Ryu
Sehari setelah pesta tersebut usai, Ryu mengalami gatal di bagian pipinya.

"Kita pakai losion buat pipinya Ryu. Dan setelah beberapa hari, Ryu tetap gatal pipinya. Tiap digendong, dia gesek-gesek terus ke baju, ke kain, ke bib dia. Sampai akhirnya pas pagi-pagi saya lihat, saya kaget banget, dia nangis gitu sambil pegang-pegang pipi. Saya beneran mau nangis, mau teriak rasanya," lanjutnya.

baca juga

Hati orangtua Ryu hancur melihat pipi bayi mungil itu tiba-tiba muncul ruam merah, bahkan mengelupas kulitnya. Ayah Ryu pun hingga rela tidak tidur semalaman demi memastikan jika sang anak tidak menggaruk lukanya.

Setelah memeriksakan Ryu ke dokter spesialis kulit di RS PIK, Ryu didiagnosis terkena dermatitis atopik alias eczema yang sudah parah, sehingga tidak bisa disembuhkan. Usaha yang bisa dilakukan hanyalah meminimalkan gejalanya dan menghindari penyebabnya.

Ryu tidak boleh terkena kotor, keringat, kepanasan, dan juga tidak boleh disentuh orang lain.

"Gak boleh kotor, gak boleh berkeringat, gak boleh panas, gak boleh disentuh-sentuh sama tangan orang, ada jutaan bakteri katanya. Pas dengar begitu, rasanya mendung. Pas ke kasir, bayarnya jutaan, dong. Luar biasa," tambahnya.

Ryu akhirnya dirawat di rumah sakit beberapa minggu sampai keadaannya membaik. Tetapi, karena biaya perawatan yang tidak murah, orangtua memilih untuk merawat Ryu sendiri dengan cara selalu menjaga kebersihan lingkungan.

"Detik itu, saya jadi sensi kalau Ryu dipegang sama orang, saya bisa ngamuk marah-marah gak jelas. Pesan dari cerita ini, tolong cukup Ryu aja yang jadi korban. Kalau kalian melihat bayi lucu, selucu apapun, tolong jangan sentuh mereka, kalian gak tau seberapa kotor tangan kalian," tulisnya melalui Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Implan Payudara, Bertahun-tahun Wanita Ini Alami Efek Samping Parah

Gegara Implan Payudara, Bertahun-tahun Wanita Ini Alami Efek Samping Parah

Health | Kamis, 17 September 2020 | 15:01 WIB

Memutuskan Hanya Makan Buah dan Sayur, Eksim Wanita Ini Membaik!

Memutuskan Hanya Makan Buah dan Sayur, Eksim Wanita Ini Membaik!

Health | Minggu, 13 September 2020 | 14:40 WIB

Tak Sembarangan, Ini Bahan Seprai yang Cocok untuk Penderita Eksim

Tak Sembarangan, Ini Bahan Seprai yang Cocok untuk Penderita Eksim

Health | Minggu, 13 September 2020 | 11:09 WIB

Terkini

Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker

Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Didenda Rp1,5 T, DSSA Justru Mau Buyback Saham Rp1 T

Didenda Rp1,5 T, DSSA Justru Mau Buyback Saham Rp1 T

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Batam | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:51 WIB

OJK dan SRO Ajak Pelaku Pasar Perkuat Integritas Pasar Modal, Denda Pelanggaran Capai Rp2,1 Triliun

OJK dan SRO Ajak Pelaku Pasar Perkuat Integritas Pasar Modal, Denda Pelanggaran Capai Rp2,1 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol

Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Rahasia Kelam yang Terkubur di Balik Misteri Musim Panas di Duwang-ri

Rahasia Kelam yang Terkubur di Balik Misteri Musim Panas di Duwang-ri

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:25 WIB

×