Brasil Batal Umumkan Hasil Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 15 Desember 2020 | 15:05 WIB
Brasil Batal Umumkan Hasil Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac, Kenapa?
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Negara bagian Sao Paulo Brasil, menunda rilis data efikasi atau kemanjuran untuk vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac China.

Tentunya ini semakin memperketat kerangka waktu untuk persetujuan regulator sebelum peluncuran yang direncanakan pada 25 Januari. Gubernur Joao Doria mengatakan bahwa data akan dirilis pada 23 Desember, delapan hari lebih lambat dari yang direncanakan.

Hal itu dilakukan untuk memungkinkan ukuran sampel yang lebih besar dan analisis yang lebih lengkap.

Sebelumnya pada hari Senin, João Gabbardo, kepala penanganan Covid-19 Sao Paulo, mengatakan penundaan akan memungkinkan kemanjuran analisis untuk memasukkan data dari sampel termasuk 151 orang yang terinfeksi.

Pengumuman Doria bahwa Sao Paulo akan memulai vaksinasi publik pada 25 Januari, dengan vaksin China yang bersumber secara independen, telah membuat marah pemerintah federal.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Seperti diketahui, Presiden Jair Bolsonaro, yang belum menetapkan tanggal untuk kampanye imunisasi nasional.

Pada hari Minggu, Hakim Agung Ricardo Lewandowski memerintahkan Kementerian Kesehatan untuk mengklarifikasi dalam 48 jam ketika pemerintah federal berencana untuk memulai vaksinasi publik.

Meskipun Brasil memiliki catatan yang patut ditiru untuk vaksinasi nasional dan sistem kesehatan masyarakat yang disiapkan dengan baik untuk kampanye semacam itu, Bolsonaro telah berulang kali membantah beratnya virus dan skeptis terhadap vaksin itu.

Dia bahkan mengatakan tidak akan mengambil vaksin Covid-19. Tekanan publik Doria juga telah membuat jengkel regulator kesehatan Anvisa, yang semakin dijalankan oleh sekutu Bolsonaro.

baca juga

Minggu lalu pusat biomedis Sao Paulo, Butantan Institute, mulai memproduksi vaksin Sinovac dalam proses pengisian dan penyelesaian yang akan memiliki kapasitas 1 juta dosis sehari.

Meskipun tidak memiliki persetujuan federal untuk vaksin tersebut, produksinya telah menarik minat dari para gubernur di seluruh Brasil dan negara-negara di seluruh Amerika Latin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Lebih Percaya Vaksin Pfizer, Ketahui Perbedaannya dengan Sinovac

Fadli Zon Lebih Percaya Vaksin Pfizer, Ketahui Perbedaannya dengan Sinovac

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 14:31 WIB

Soal Vaksin di Jateng, Ganjar Sebut RS Tak Ada yang Melayani Pre-Order

Soal Vaksin di Jateng, Ganjar Sebut RS Tak Ada yang Melayani Pre-Order

Jawa Tengah | Selasa, 15 Desember 2020 | 14:09 WIB

AstraZeneca Batal Libatkan Anak-anak Dalam Uji Klinis Vaksin Covid-19

AstraZeneca Batal Libatkan Anak-anak Dalam Uji Klinis Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 13:52 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×