Anak-anak dan Orang Dewasa Hasilkan Antibodi Virus Corona Berbeda

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 17:59 WIB
Anak-anak dan Orang Dewasa Hasilkan Antibodi Virus Corona Berbeda
Ilustrasi anak-anak (Unsplash/Larm)

Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan anak-anak dan orang dewasa menghasilkan jenis dan jumlah antibodi yang berbeda sebagai respons terhadap virus corona Covid-19.

Peneliti dari Universitas Columbia mengatakan temuan itu bisa menjelaskan penyebab anak-anak cenderung mengalami infeksi yang tidak terlalu parah dibandingkan orang dewasa.

Dr Matteo Porotto, yang ikut memimpin peneliti itu mengatakan perjalanan infeksi virus corona Covid-19 pada anak-anak jauh lebih pendek dan mungkin tidak menyebar seperti orang dewasa.

"Anak-anak mungkin membersihkan virus ini lebih efisien daripada orang dewasa dan mereka mungkin tidak membutuhkan respons imun antibodi yang kuat untuk menghilangkannya," kata Dr Matteo Porotto dikutip dari Mirror UK.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis 47 anak-anak dan 32 orang dewasa yang dinyatakan positif virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Analisis tersebut mengungkapkan bahwa anak-anak menghasilkan lebih sedikit antibodi yang melawan protein lonjakan virus dan memiliki aktivitas menetralisasi yang lebih sedikit dibandingkan orang dewasa.

"Ada hubungan antara besarnya respons imun Anda dan besarnya infeksi. Semakin parah infeksinya, maka semakin kuat respons imunnya. Karena, Anda perlu memiliki lebih banyak sel kekebalan dan reaksi kekebalan untuk membersihkan patogen dosis tinggi," kata Dr Donna Farber, salah satu penulis utama studi.

Sementara itu, anak-anak juga terbukti memproduksi lebih sedikit antibodi terhadap protein virus yang hanya terlihat oleh sistem kekebalan setelah virus menginfeksi sel manusia.

Dr Porotto mengatakan hal itu terjadi karena anak-anak melawan virus dengan cepat secara alami. Mereka juga tidak mengalami infeksi yang meluas dan tidak membutuhkan respons antibodi yang kuat.

"Meskipun anak-anak tidak menghasilkan antibodi penawar sebagai tanggapan terhadap infeksi alami SARS-CoV-2, vaksin dirancang untuk menghasilkan tanggapan kekebalan pelindung jika tidak ada infeksi," kata Dr Farber.

Dr Farber juga mengatakan anak-anak menanggapi vaksin dengan baik dan mengembangkan antibodi penawar yang baik terhadap infeksi virus corona Covid-19.

Karena, mereka mungkin akan lebih terlindungi daripada orang dewasa. Meski begitu, sangat sedikit studi mengenai vaksin pada anak-anak. Jadi, belum diketahui banyak efek vaksin virus corona pada anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggunaan Sepeda Listrik oleh Anak-anak dan Minimnya Pengawasan Orang Tua

Penggunaan Sepeda Listrik oleh Anak-anak dan Minimnya Pengawasan Orang Tua

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:25 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop

Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:37 WIB

30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 yang Lucu untuk Anak-anak, Gratis dan Mudah Dipasang!

30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 yang Lucu untuk Anak-anak, Gratis dan Mudah Dipasang!

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:41 WIB

Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang

Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:43 WIB

Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan

Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:34 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Menurut Saya, Masjid yang Terlalu Sunyi Adalah Masjid yang Sedang Sekarat

Menurut Saya, Masjid yang Terlalu Sunyi Adalah Masjid yang Sedang Sekarat

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:00 WIB

Abella Warnai Musik Anak Indonesia Lewat Single Debut Tick Tock

Abella Warnai Musik Anak Indonesia Lewat Single Debut Tick Tock

Entertainment | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:50 WIB

Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak

Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak

Entertainment | Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB