alexametrics

Covid-19 Meningkat Saat Libur Nataru, Wamenkes: Kendalikan Angka Kematian

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Covid-19 Meningkat Saat Libur Nataru, Wamenkes: Kendalikan Angka Kematian
Ilustrasi libur nataru di tengah pandemi. (Elements Envato)

Jika lonjakan kasus Covid-19 tidak bisa dihindari, maka yang bisa diupayakan adalah mengendalikan agar angka kematian tidak meningkat.

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan atau Wamenkes Dante Saksono akui jika libur Nataru sangat berpotensi menambah jumlah kasus Covid-19, dan hal ini tidak bisa dihindari.

"Kesiapan yang akan kita hadapi menjelang liburan ini adalah salah satu fungsi yang paling penting, dalam menangani lonjakan kasus. Mungkin lonjakan kasus tidak bisa dihindari, pasti akan ada," ujar Wamenkes Dante saat konferensi pers, Jumat (25/12/2020).

Sehingga kata Dante, apabila lonjakan kasus tidak bisa dihindari, siasat yang harus digunakan oleh Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan rumah sakit, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya adalah menjaga agar angka kematian tidak ikut meningkat.

"Tetapi yang paling penting lagi adalah angka kematian yang tidak boleh semakin meningkat," ungkap Dante.

Baca Juga: Antisipasi Keramaian, Ragunan Tutup saat Libur Nataru

Salah satu caranya memastikan kesiapan rumah sakit, ketersediaan tempat tidur, stok obat-obatan, peralatan, hingga relawan medis yang siap berkontribusi membantu di fasilitas kesehatan seluruh Indonesia.

"Untuk tidak mendapatkan angka kematian semakin meningkat tersebut, maka kita melakukan kunjungan yang efektif hari ini (ke RSCM), sehingga semua ketersediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis tercukupi," tutup Wamenkes Dante.

Sementara itu, sebelumnya pemerintah berupaya mengerem angka kasus Covid-19 tidak semakin meningkat, dengan ditetapkannya persyaratan negatif rapid swab test Antigen maupun swab test PCR (polymerase chain reaction), untuk bisa melakukan perjalanan darat atau udara saat libur panjang akhir tahun.

Sedangkan per Kamis 24 Desember 2020, sudah ada 692.838 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 563.980 orang sudah dinyatakan sembuh dan 20.589 orang meninggal dunia. Kini masih ada sebanyak 108.269 orang yang masih berstatus positif Covid-19.

Baca Juga: Ketua Satgas Covid-19 IDI Bongkar Betapa 'Gilanya' Wamenkes Dante Saksono

Komentar