Kisaran Harga Rapid Tes Antigen CePad UNPAD Rp120 Ribu, Ini Kelebihannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 Desember 2020 | 07:30 WIB
Kisaran Harga Rapid Tes Antigen CePad UNPAD Rp120 Ribu, Ini Kelebihannya
Rapid tes antigen CePad dari UNPAD (Youtube/Universitas Gadjah Mada)

Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro tidak hanya memberikan isi edar untuk GeNose dari UGM, tetapi juga CePad buatan Universitas Padjadjaran (UNPAD) sebagai alat deteksi virus corona Covid-19.

Alat rapid tes antigen CePad dari UNPAD ini telah mendapatkan izin edar pada 4 November 2020 lalu. Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa hasil tes antigen CePad ini tidak perlu menunggu 5-6 hari setelah infeksi untuk mendeteksi virus corona.

Selain itu, rapid tes antigen CePad juga memiliki tingkat sensitivitas 85 persen, spesifitas 83-84 persen dan akurasinya 84 persen. Sehingga alat ini bisa digunakan di tempat-tempat yang mobilitas publiknya tinggi.

"Alat yang diberi nama CePad, merupakan rapid tes antigen dari UNPAD yang mendeteksi antigen virus dari sampel swab pada saat viral load tinggi, sehingga berpotensi mencegah penyebaran penyakit," kata Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers melalui channel Youtube Universitas Gadjah Mada, Senin (28/12/2020).

Bambang juga mengatakan bahwa tersedianya formula CePad ini berhasil mengurangi kebutuhan impor alat tes virus corona dari luar negeri. Adapun keunggulan dari alat tes Covid-19 CePad ini, antara lain:

Menristek Bambang PS Brodjonegoro menjelaskan vaksin merah putih di UGM (Foto: Antara)
Menristek Bambang PS Brodjonegoro menjelaskan vaksin merah putih di UGM (Foto: Antara)
  1. Harganya lebih terjangkau daripada PCR test
  2. Hasilnya lebih cepat, yakni sekitar 15 menit
  3. Tingkat akurasi tinggi dengan melihat spesifitas dan sensitivitas
  4. Sudah direkomendasikan oleh WHO dan perhimpunan patologis klinis di Indonesia
  5. Sudah tersedia dan digunakan di rumah sakit UNPAD, Lab, Kesehatan Pemprov Jabar dan RS Sentosa Bandung

Selain kelima itu, CePad juga dilengkapi dengan sistem trace, barcode yang dihubungkan dengan NIK. Jadi, alat tes ini bisa membantu mempercepat aksi mendeteksi orang yang positif virus corona.

Bahkan kisaran harga rapid tes antigen CePad juga relatif terjangkau, yakni Rp 120 ribu per unit. Alat tes ini juga rencananya akan diproduksi sebanyak 500 ribu per bulannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menristek Beri Izin Edar GeNose, Ini Kelebihannya untuk Deteksi Covid-19!

Menristek Beri Izin Edar GeNose, Ini Kelebihannya untuk Deteksi Covid-19!

Health | Senin, 28 Desember 2020 | 18:53 WIB

15 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Februari 2021 Mungkin Virus Corona Mereda

15 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Februari 2021 Mungkin Virus Corona Mereda

Jatim | Senin, 28 Desember 2020 | 16:57 WIB

Bolehkah Minum Parasetamol dan Ibuprofen Bersamaan? ini Aturannya!

Bolehkah Minum Parasetamol dan Ibuprofen Bersamaan? ini Aturannya!

Health | Minggu, 27 Desember 2020 | 12:35 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB