Update Covid-19 Global: AS Telah Distribusikan 17 Juta Dosis Vaksin

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2021 | 09:19 WIB
Update Covid-19 Global: AS Telah Distribusikan 17 Juta Dosis Vaksin
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Sejumlah negara mulai fokus lakukan vaksinasi Covid-19 untuk mengendalikan pandemi. Vaksin dinilai jadi salah satu cara efektif untuk kendalikan penularan virus corona yang telah menginfeksi 86,8 juta orang di dunia, menurut data worldometers per Rabu (6/1/2021) pukul 08.35 WIB. Dan update Covid-19 global menunjukkan bahwa saat ini Amerika Serikat telah melakukan distribusi vaksin sebanyak 17.020.575 dosis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan, telah memberikan 4.836.469 dosis pertama vaksin Covid-19 hingga Selasa (5/1).

Adapun vaksin yang didistribusikan juga yang telah disuntikan ke masyarakat AS merupakan jenis Moderna dan Pfizer-BioNTech. Dikutip Channel News Asia, sebanyak 3.260.775 dosis vaksin didistribusikan ke fasilitas perawatan jangka panjang dan 429.066 orang di fasilitas tersebut mendapatkan dosis pertama mereka.

Total kasus di Amerika Serikat Sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak di dunia, saat ini telah lebih dari 21,57 juta infeksi sejak wabah terjadi. Angka kematian AS juga tertinggi dunia dengan jumlah 365.595 jiwa, beetambah 3.474 jiwa dalam 24 jam terakhir.

Sebanyak 12,86 juta orang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga kasus aktif atau orang yang masih terinfeksi virus corona SARS Cov-2 itu di Amerika Serikat saat ini masih ada 8,35 juta orang.

Hal serupa dilakukan Uni Eropa. Organisasi itu sedang dalam pembicaraan dengan pengembang Pfizer-BioNTech mengenai pemesanan hingga 100 juta lebih dosis vaksin Covid-19.

Populasi negara anggota Uni Eropa yang jumlahnya mencapai 450 juta, total pemesanan vaksin sebenarnya 200 juta dosis Pfizer-BioNTech.

Tetapi lebih dulu membeli 100 juta dosis di bawah kontrak yang ditandatangani dengan kedua perusahaan pada November 2020. Sumber organisasi itu menyebut, UE sedang berusaha untuk membeli 50 atau 100 juta dosis tambahan.

Sementara itu, Indonesia juga telah menjadwalkan vaksinasi tahap pertama akan dilakukan pada Rabu, 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo dinyatakan akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksin Covid-19 dari Sinovac, China.

Namun hingga kini, vaksin Sinovac belum mendapat izin Emergency Use of Authorization (EUA) dari Badan POM. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah terus berpegang pada prinsip dan prosedur kesehatan yang berlaku di Indonesia.

"Jadi pemerintah terus berpegang pada prinsip dan prosedur kesehatan yang berlaku," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Menurutnya, vaksinasi akan dilakukan jika BPOM mengeluarkan izin EUA.

"Penyuntikan vaksin di Indonesia akan dijalankan ketika emergency use authorization vaksin tersebut dikeluarkan oleh Badan POM, dan semuanya berdasarkan data scientific," kata dia.

Wiku mengatakan, vaksinasi terhadap Jokowi akan dilakukan setelah BPOM mengeluarkan izin EUA untuk vaksin Sinovac. Ia berharap dengan adanya izin EUA dari BPOM, masyarakat secepatnya bisa divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Covid-19 Minta DItunda, Ini Alasan Ahli Mikrobiologi

Vaksinasi Covid-19 Minta DItunda, Ini Alasan Ahli Mikrobiologi

Lampung | Rabu, 06 Januari 2021 | 09:05 WIB

Rekomendasi WHO: Jeda Dua Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer Adalah 21-28 Hari

Rekomendasi WHO: Jeda Dua Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer Adalah 21-28 Hari

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 08:59 WIB

Sudah di Atas 60 Tahun, Wapres Ma'ruf Tak Memungkinkan Dapat Vaksin Sinovac

Sudah di Atas 60 Tahun, Wapres Ma'ruf Tak Memungkinkan Dapat Vaksin Sinovac

Kaltim | Rabu, 06 Januari 2021 | 07:51 WIB

Terkini

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB