Jangan Minum Alkohol 2 Hari sebelum dan 2 Minggu usai Vaksin, Ini Kata Ahli

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:17 WIB
Jangan Minum Alkohol 2 Hari sebelum dan 2 Minggu usai Vaksin, Ini Kata Ahli
wine, alkohol, minuman beralkohol (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Selain hindari berkendaraan sendiri beberapa waktu, kini ahli menyarankan semua orang untuk tidak minum alkohol selama 2 hari sebelum dan 2 minggu setelah suntik vaksin virus corona Covid-19.

Mengapa demikian? Periode tersebut berfungsi memastikan sistem kekebalan tubuh Anda dalam kondisi terbaik untuk merespons vaksin baru.

Meskipun masih ada sedikit data tentang efek alkohol pada respons tubuh terhadap vaksin virus corona Covid-19, terdapat beberapa bukti yang menunjukkan minuman beralkohol bisa mengurangi kemampuan untuk membangun kekebalan tubuh.

Menurut Drinkaware, panel penasihat medis independen untuk amal pendidikan alkohol, hal ini umumnya lebih berisiko terjadi pada peminum alkohol berat.

"Kami menyarankan semua orang tidak minum alkohol setidaknya selama 2 hari sebelum dan 2 minggu setelah vaksin. Guna mencoba memastikan sistem kekebalan tubuh Anda dalam kondisi terbaik untuk merespons vaksin," kata Dr Fiona Sim dikutip dari The Sun.

Ilustrasi vaksin virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi vaksin virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Jika Anda adalah peminum alkohol berat, risiko Anda sakit parah ketika terinfeksi virus corona juga sangat tinggi. Oleh karenanya, orang dalam golongan ini disarankan memertimbangkan suntik vaksin.

Dr Fiona menjelaskan bahwa konsumsi minuman alkohol secara rutin bisa mengurangi perlindungan kekebalan, khususnya pada penyakit infeksi saluran pernapasan seperti Covid-19.

Di sisi lain, orang golongan ini bisa merasakan manfaat signifikan dari suntik vaksin virus corona bila memberi jeda waktu untuk berhenti minum alkohol. Langkah ini sekaligus menurunkan risiko penyakit hati parah jangka panjang.

Selain itu, Dr Fiona juga menyarankan seseorang melakukan pedoman risiko rendah pemerintah Inggris untuk pria dan wanita, jika mereka memiliki tetap minum alkohol.

Ia menyarankan minuman alkohol yang mereka konsumsi tidak lebih dari 14 botol setiap minggunya. Artinya, mereka memiliki 3 hari dalam seminggu yang bebas alkohol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Virus Corona, Kulit Bayi Ini Bintik-Bintik Merah dan Bibir Bengkak

Positif Virus Corona, Kulit Bayi Ini Bintik-Bintik Merah dan Bibir Bengkak

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:04 WIB

Benarkah Tinggal di Rumah Justru Turunkan Kekebalan Tubuh? Ternyata Begini

Benarkah Tinggal di Rumah Justru Turunkan Kekebalan Tubuh? Ternyata Begini

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 08:48 WIB

Uni Emirat Arab Uji Klinis Tiga Vaksin COVID-19, Buatan Siapa Saja?

Uni Emirat Arab Uji Klinis Tiga Vaksin COVID-19, Buatan Siapa Saja?

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 18:01 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB