Update Covid-19 Global: Kasus Corona di Spanyol Tembus 2 Juta

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:57 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Corona di Spanyol Tembus 2 Juta
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Selain Amerika Utara, Eropa juga menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Data situs worldometers.info, infeksi Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 88,45 juta. 

Lebih dari separuh infeksi terdapat di wilayah Amerika Utara dan Eropa. Tercatat di Amerika Utara telah dilaporkan 25.261.052 infeksi. Hanya selisih sekitar 20 ribu dengan Eropa yang memiliki 25.241.040 infeksi.

Di Eropa, lima negara di antaranya memiliki jumlah kasus di atas 2 juta. Terbaru yakni, Spanyol. Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan jumlah kasus di sana telah mencapai 2.024.904 infeksi hingga Kamis (7/1) waktu setempat.

Dikutip Channel News Asia, Kemenkes Spanyol melaporkan 42.360 kasus sejak Selasa (5/1). Sementara angka kematiannya bertambah 245 jiwa, totalnya menjadi 51.675 jiwa.

Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Tidak ada data yang dirilis pada hari Rabu karena hari libur nasional untuk merayakan Epiphany. Tetapi pada Kamis (7/1), Spanyol melaporkan penambahan infeksi baru sebanyak 16.850 kasus.

Selain Spanyol, empat negara Eropa yang juga memiliki kasus di atas 2 juta di antaranya, Italia 2,22 juta; Prancis 2,72 juta; Inggris 2,88 juta; dan Rusia 3,33 juta.

Selain kelima negara tersebut, di Eropa juga terdapat tiga negara yang memiliki jumlah kasus di atas 1 juta. Yakni, Jerman 1,86 juta; Polandia 1,35 juta; dan Ukraina 1,09 juta.

Sedangkan di Amerika Utara, ada dua negara yang jumlah kasusnya di atas 1 juta. Yaitu, Amerika Serikat 22,1 juta kasus dan Meksiko 1,47 juta kasus. 

Dari angka kematian pasien Covid-19, laporan di Eropa lebih banyak dibandingkan Amerika Utara. Dari 48 negara Eropa yang terinfeksi Covid-19, total angka kematiannya mencapai 575.505 jiwa. Terbanyak pasien meninggal di Inggris (78.508 jiwa) dan Italia (77.291 jiwa).  Sementara di Amerika Utara jumlah pasien Covid-19 yang meninggal terdapat 540.641 jiwa, tersebar di 39 negara. Terbanyak angka kematian akibat virus corona SARS Cov-2 itu terdapat di Amerika Serikat (373.795 jiwa) dan Meksiko (129.987 jiwa).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skor CT Scan 10, Hasil Tes Usap Wanita Ini Malah Negatif Virus Corona

Skor CT Scan 10, Hasil Tes Usap Wanita Ini Malah Negatif Virus Corona

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:37 WIB

Kontak dengan Pengidap Covid-19, Zidane Absen saat Madrid Jumpa Osasuna?

Kontak dengan Pengidap Covid-19, Zidane Absen saat Madrid Jumpa Osasuna?

Bola | Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:16 WIB

Jangan Minum Alkohol 2 Hari sebelum dan 2 Minggu usai Vaksin, Ini Kata Ahli

Jangan Minum Alkohol 2 Hari sebelum dan 2 Minggu usai Vaksin, Ini Kata Ahli

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:17 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB