Akurasi Baik, Alat Tes Covid-19 Buatan Turki Diminati Negara Dunia

M. Reza Sulaiman

Rabu, 20 Januari 2021 | 18:32 WIB
Akurasi Baik, Alat Tes Covid-19 Buatan Turki Diminati Negara Dunia
Warga menjalani tes usap PCR (Swab Test) tanpa turun dari kendaraan (drive-thru) di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kebutuhan alat tes Covid-19 dengan akurasi tinggi meningkat di dunia, seiring bertambahnya jumlah kasus Covid-19.

Menyadari hal tersebut, Turki mengembangkan alat tes berantai rantai polimerase (PCR), bernama n-FasT yang dibuat oleh para insinyur Turki di Universitas Teknik Timur Tengah (METU) di ibu kota Ankara.

Hal ini membanggakan karena tingkat akurasi hingga 97 persen dan telah mengurangi waktu tunggu hingga 30 menit, ungkap Emre Deli, seorang peneliti senior di Nanografi Nano Technology, perusahaan Turki yang memproduksi tes kit tersebut.

"Tes Covid-19 kami termasuk yang terbaik di dunia; tingkat akurasinya sangat tinggi. Otoritas kesehatan Turki telah menyetujui n-FasT dan digunakan di dalam dan luar negeri," kata dia kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan tes kit ini harganya lebih murah dan juga lebih mudah digunakan daripada alat yang lain, yang menyebabkan peningkatan permintaan di seluruh dunia, terutama di Asia Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan.

Sementara itu, di Jepang alat tes Covid-19 yang menggunakan ulat sutra tengah dikembangkan oleh Kyushu University.

Takahiro Kusakabe, seorang professor di Departemen Ilmu Bioresource, menemukan bahwa salah satu dari 450 spesies ulat sutra yang diteliti di universitas tersebut dapat memproduksi sejenis protein yang dapat digunakan dalam produksi vaksin.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Kusakabe pun akhirnya berhasil mengembangkan sebuah protein buatan yang memiliki struktur identik dengan protein yang ada di permukaan virus corona. Protein inilah yang kemudian digunakan untuk mengembangkan alat tes yang dapat mendeteksi adanya antibodi virus corona dalam darah.

Dilansir dari Kyodo News, dengan alat tes ini, masyarakat dapat melakukan tes tanpa harus datang ke institusi kesehatan. Mereka cukup mengirimkan sedikit sample darah mereka.

baca juga

Tidak seperti tes PCR yang bisa meihat apakah seseorang tengah terinfeksi virus corona, tes ini menentukan apakah seseorang sebelumnya pernah terinfeksi virus tersebut.

Tes ini dipatok dengan harga sekitar 5.000 yen atau sekitar Rp 700.000 rupiah, dan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk mendapatkan hasilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:56 WIB

Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final

Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:53 WIB

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:06 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:35 WIB

Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?

Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB

Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka

Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:20 WIB

Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial

Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:50 WIB

Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu

Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:47 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×