Balita Telan 6 Magnet, 2 di Antaranya Menjepit Jaringan di Tenggorokan

Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:01 WIB
Balita Telan 6 Magnet, 2 di Antaranya Menjepit Jaringan di Tenggorokan
Ilustrasi magnet (Freepik)

Suara.com - Meninggalkan balita seorang diri dengan benda-benda asing kecil di sekitarnya bukanlah hal yang bijak. Sebab, hal itu dapat menyebabkan kecelakaan kecil, seperti yang terjadi pada balita ini.

Seorang balita laki-laki berusia tiga tahun, yang tidak disebutkan identitasnya, menelan enam magnet kecil tapi kuat dengan dua di antaranya tersangkut di tenggorokan.

Dua magnet yang tersangkut ini saling menempel satu sama lain dan menjepit jeringan di tenggorokan sang balita.

Berdasarkan laporan kasus yang terbitSelasa (19/1/2021) awal minggu ini di The Journal of Emergency Medicine, insiden ini terjadi saat sang balita diasuh oleh kakak perempuannya.

Ketika orang tuanya tahu insiden ini, mereka langsung membawa buah hatinya ke UGD.

Ilustrasi magnet (Freepik)
Ilustrasi magnet (Freepik)

Melansir Live Science, hasil rontgen menunjukkan ada dua manik magnet tersangkut di tenggorokan sang bocah dan empat berada di usus.

Sang balita mengalami kesulitan bernapas dan rasa sakit ringan saat menelan.

Mainan magnet manik, yang biasanya terbuat dari elemen tanah jarang (REM), dapat menimbulkan risiko parah bagi anak kecil yang mungkin tidak sengaja menelannya.

Di dalam tubuh, magnet bisa saling menempel dan menimbulkan kerusakan.

Baca Juga: Ada Balita di Dalam Mobil Curian, Maling Cari Korban Sambil Ngomel

Misalnya, magnet dapat menarik satu sama lain melalui saluran pencernaan dan berpotensi merobek lubang di dinding usus.

Setelah diperiksa, sang balita langsung dilarikan ke ruang operasi. Dokter memasukkan penjepit logam agar magnet dalam menempel pada penjepit. Untungnya, sang dokter dapat menariknya dari tenggorokan dan sang balita tidak mengalami cedera.

Tetapi sang balita harus tinggal di rumah sakit semalam untuk observasi.

Selama di rumah sakit, dokter tidak melihat balita itu mengalami sakit perut dan masih bisa makan secara normal sehingga ia dipulangkan keesokan harinya. Tiga hari kemudian empat magnet dalam tubuh sang balita keluar dengan sendirinya saat buang air besar.

Di dalam laporan, penulis mencatat dokter harus bertindak cepat dalam menangani kasus ini.

"Pengenalan diri dan pengeluaran elemen tanah jarang sangat penting dalam mencegah nekrosis tekanan (kematian jaringan) dan memaksimalkan kondisi pasien," catat penulis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI