Tidur yang Cukup Dapat Membantu Tubuh Melawan Infeksi, Termasuk Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 30 Januari 2021 | 18:35 WIB
Tidur yang Cukup Dapat Membantu Tubuh Melawan Infeksi, Termasuk Covid-19
Tidur nyenyak/Shutterstock

Suara.com - Bukti ilmiah selama puluhan tahun menunjukkan bahwa tidur merupakan cara yang kuat untuk meningkatkan sistem kekebalan terhadap flu, influenza, dan infeksi saluran pernapasan.

Ilmuwan memperkirakan bahwa ini juga berlaku untuk virus corona Covid-19. Tidur juga disebut dapat meningkatkan efektivitas vaksin.

"Kami memiliki banyak bukti jika Anda memiliki waktu tidur yang cukup, Anda pasti dapat membantu mencegah atau melawan segala jenis infeksi," kata Monika Haack, psikoneuroimunologi dari Harvard Medical School di Boston, Inggris.

Dalam sejumlah penelitian, orang dengan gangguan tidur yang hanya istirahat kurang dari lima atau enam jam setiap malamnya tercatat lebih rentan terhadap penyakit pernapasan, pilek, dan penyakit terkait lainnya.

Namun, meski sudah diketahui bahwa tidur dapat melawan infeksi, ilmuwan belum begitu yakin dengan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Ilustrasi tidur. [Pexels]
Ilustrasi tidur. [Pexels]

"Kami tahu bahwa Anda perlu tidur untuk melawan infeksi. Tapi bagaimana cara kerjanya, saya pikir masih banyak penelitian yang harus dilakukan," sambung Haack, dilansir National Geographic.

Dalam sebuah studi tahun 2019, Haack dan rekannya membuat daftar lebih dari 36 daftar cara bagaimana perubahan tidur memengaruhi sistem kekebalan.

Salah satunya pada sel T, bagian dari sistem kekebalan dan sering digambarkan sebagai tentara yang melawan infeksi.

Selama tidur, sel T biasanya keluar dari darah dan kemungkinan besar masuk ke kelenjar getah bening (tempat sel T 'mengawasi' patogen yang menyerang tubuh).

baca juga

Tapi hanya dengan satu malam kurang tidur, sudah dapat membuat sel T kurang dapat mempelajari dan menanggapi virus atau patogen lain yang menyerang.

Sedangkan saat tidur benar-benar tidak tidur, sel T menjadi kurang berinteraksi dengan sel yang terinfeksi, mengurangi kekuatannya dalam melawan infeksi.

Para peneliti di Walter Reed, UCSF, dan lembaga lain sekarang sedang mengalisis banyak data untuk menghubungkan tidur dengan risiko Covid-19.

Belum ada yang dipublikasikan, tetapi Haack mengatakan mereka telah meninjau beberapa studi yang akan datang tentang topik tersebut.

Namun yang perlu diingat, tidur bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi kerentanan terhadap penyakit. Olahraga, dukungan sosial, tingkat stres, merokok, konsulsi alkohol, juga menjadi faktornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Cemburu, Suami Tega Bunuh Istri, Dihabisi dengan Palu saat Tidur

Diduga Cemburu, Suami Tega Bunuh Istri, Dihabisi dengan Palu saat Tidur

Jabar | Kamis, 28 Januari 2021 | 21:48 WIB

Bahaya Tidur Terlalu Lama, Benarkah Dapat Menyebabkan Kematian?

Bahaya Tidur Terlalu Lama, Benarkah Dapat Menyebabkan Kematian?

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:30 WIB

Mudah Tersinggung dan Marah, Bisa Jadi Anda Kurang Tidur

Mudah Tersinggung dan Marah, Bisa Jadi Anda Kurang Tidur

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 16:01 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×