Virus Corona Bisa Picu Kerusakan Sperma, Begini 5 Cara Mengatasinya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 01 Februari 2021 | 16:00 WIB
Virus Corona Bisa Picu Kerusakan Sperma, Begini 5 Cara Mengatasinya!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menyebabkan banyak efek samping pada tubuh, salah satunya masalah infertilitas pada pria.

Padahal masalah infertilitas pada pria menyumbang 40-50 persen dari total kasus infertilitas. Pada pria, infertilitas mengacu pada ketidakmampuan spermanya menyebabkan kehamilan pada wanita subur.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa memengaruhi kelancaran fungsi sistem reprodruksi, yang mengakibatkan kemandulan.

Tapi dilansir dari Times of India, infeksi virus corona Covid-19 bisa menjadi salah satu penyebab infertilitas pada pria. Sebuah penelitian telah menemukan virus corona bisa memengaruhi jumlah sperma pria.

Penelitian dalam jurnal Reproduction, menemukan bahwa virus corona bisa meningkatkan kematian sel sperma, peradangan dan stres oksidatif.

Ilustrasi sperma (shutterstock)
Ilustrasi sperma (shutterstock)

Menurut para ahli, efek ini cenderung membaik seiring waktu tetapi tetap lebih tinggi pada pasien virus corona Covid-19 secara abnormal.

Selain itu, tingkat keparahan kondisi akibat virus corona merupakan faktor yang berkontribusi signifikan dalam mengubah kesehatan sperma.

Jadi, semakin parah kondisi seseorang akibat virus corona Covid-19, maka makin parah pula efeknya pada tubuh mereka.

Penelitian ini menggunakan data dari 84 pria menderita virus corona dalam selang waktu 10 hari selama 60 hari dan dibandingkan dengan data 105 pria sehat.

Sel sperma pria yang menderita virus corona menunjukkan peningkatan signifikan sebagai penanda peradangan dan stres oksidatif, ketidakseimbangan kimiawi yang bisa merusak DNA serta protein dalam tubuh.

Berikut ini, 5 tips untuk meningkatkan jumlah sperma pria yang terkena dampak virus corona Covid-19.

Ilustrasi olahraga di rumah (shutterstock)
Ilustrasi olahraga di rumah (shutterstock)

1. Olahraga

Sesuai penelitian, pria yang aktif secara fisik menunjukkan parameter air mani dan nilai hormon yang lebih baik daripada pria yang tidak banyak bergerak.

Ketidakaktifan fisik bisa berdampak negatif pada kesuburan pria sehubungan dengan kualitas spermanya. Jadi, olahraga teratur bisa membantu meningkatkan kadar testosteron pada pria.

2. Menghilangkan stres

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Oxford: 1 dari 8 Pasien Covid-19 Sembuh Alami Masalah Kejiwaan

Studi Oxford: 1 dari 8 Pasien Covid-19 Sembuh Alami Masalah Kejiwaan

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 12:19 WIB

Studi: Covid-19 Bisa Bikin Sperma Rusak dan Sebabkan Kemandulan

Studi: Covid-19 Bisa Bikin Sperma Rusak dan Sebabkan Kemandulan

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 11:45 WIB

Seberapa Efektif Vaksin Novavax untuk Virus Corona Afrika Selatan?

Seberapa Efektif Vaksin Novavax untuk Virus Corona Afrika Selatan?

Health | Minggu, 31 Januari 2021 | 17:20 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB