Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Bisa Lawan Virus Corona Afrika Selatan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 Februari 2021 | 12:57 WIB
Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Bisa Lawan Virus Corona Afrika Selatan
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 Afrika Selatan memiliki mutasi pada protein lonjakannya yang dikhawatirkan para peneliti akan terbukti kebal terhadap vaksin Covid-19 yang telah tersedia.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Cambridge menemukan bahwa satu kali suntikan vaksin Pfizer mungkin tidak akan merangsang respons kekebalan cukup kuat untuk memberantas strain baru virus corona di usia lebih dari 80-an.

Para ilmuwan telah menyarankan mutasi E484K pada protein lonjakan varian baru virus corona Afrika Selatan, yang digunakan untuk meningkatkan sel manusia bisa menghindari vaksin Covid-19 dengan bersembunyi dari pertahanan alami tubuh.

Baik vaksin Pfizer-BioNTech dan vaksin Moderna, semuanya akan memerlukan dua kali suntikan untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap patogen.

Suntikan pertama vaksin akan membantu sistem kekebalan mengaktifkan kembali respons terhadap SARS-CoV-2, virus penyebab virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Selanjutnya dilansir dari Express, suntikan kedua vaksin Covid-19 akan meningkatkan respons imun untuk memberikan perlindungan jangka panjang.

Pejabat kesehatan telah mengonfirmasi 11 orang yang tidak berpergian telah dites positif terinfeksi varian baru virus corona Covid-19 Afrika Selatan di seluruh Inggris dalam 5 atau 6 hari terakhir.

Survei the Midlands dan Hertfordshire, mengatakan bahwa strain baru virus corona ini telah ditemukan di beberapa bagian Kent, London.

Dalam upaya memeriksan penyebaran varian baru virus corona Covid-19, pemerintah telah meluncurkan kampanye pengujian yang ditargetkan.

baca juga

Program pengujian yang ditingkatkan bertujuan untuk menjangkau 80.000 orang dalam upaya untuk mengatasi strain baru virus corona Covid-19 tersebut.

Sementara itu, para ilmuwan mengatakan bahwa varian baru virus corona Covid-19 di Inggris telah mengalami mutasi lainnya lagi.

Pengujian pada beberapa sampel menunjukkan mutasi E484K yang terlihat di varian Afrika Selatan dan Brasil menjadi perhatian khusus.

Para ahli meyakinkan bahwa sekarang ini tidak ada bukti perubahan varian baru virus corona bisa mengurangi efektivitas vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?

Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:32 WIB

Usai Suntik Vaksin Pfizer, 4 Orang Alami Reaksi Alergi Parah di Singapura

Usai Suntik Vaksin Pfizer, 4 Orang Alami Reaksi Alergi Parah di Singapura

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 13:16 WIB

Inggris akan Pakai 5 Jenis Vaksin Covid-19, Apa Perbedaannya?

Inggris akan Pakai 5 Jenis Vaksin Covid-19, Apa Perbedaannya?

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

×