Ketahui 4 Penyebab Cadel atau Susah Ngomong Rrr

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 08 Februari 2021 | 12:56 WIB
Ketahui 4 Penyebab Cadel atau Susah Ngomong Rrr
Sebagai ilustrasi cadel ( Shuterstock )

Suara.com - Beberapa orang kesulitan untuk mengucapkan kata yang mengandung huruf R, yang juga disebut cadel.

Dikutip dari Spectrum Speech, cadel berarti gangguan yang menyebabkan seseorang tidak mampu mengucapkan konsonan dalam suatu kata, bukan hanya R.

Biasanya huruf konsonan yang sulit untuk diucapkan selain R yaitu S, T, dan Z. Masalah cadel sendiri lebih banyak dialami saat anak-anak. Hanya saja, hal ini bisa terbawa hingga dewasa.

Cadel pada seseorang biasanya disebabkan oleh penempatan lidah yang salah di dalam mulut.

Hal tersebut menghalangi aliran udara dari dalam mulut sehingga berpengaruh pada kata yang diucapkan.

Cadel juga dipengaruhi karena otot yang mengatur gerakan lidah di dalam mulut. Namun, pada beberapa orang seiring berjalannya waktu cadel dapat hilang dengan kemampuan mengatur gerakan lidah yang dimilikinya.

Terdapat empat tipe cadel pada seseorang, di antaranya sebagai berikut:

1. Cadel frontal
Cadel tipe ini terjadi karena kombinasi penempatan lidah dan proses pengeluaran udara. Akibatnya bunyi huruf seperti S dan Z cenderung sulit untuk diucapkan. Misalnya, kata “susah” bagi orang cadel frontal akan sulit untuk diucapkan.

2. Cadel palatal
Cadel ini berhubungan dengan langit-langit mulut yang lunak. Hal ini menyebabkan saat seseorang menggulung lidahnya ke belakang dan menyentuh langi-langut, akan membuatnya menjadi cadel dan sulit untuk mengucapkan kata-kata.

3. Cadel dental
Mirip dengan frontal, cadel dental disebabkan karena seseorang yang mejulurkan lidah di antara gigi depan. Hal ini membuatnya kesulitan untuk mengucapkan beberapa konsonan huruf. Biasanya cadel ini terjadi pada anak kecil yang baru belajar untuk berbicara. Seiring berjalannya waktu cadel ini akan menghilang.

4. Cadel lateral
Cadel lateral terjadi ketika aliran udah diarahkan melalui bagian tengah mulut dan didorong ke bawaha secara lateral. Biasanya, hal ini berhubungan dengan bunyi huruf S yang seharusnya mendesis, tetapi yang keluar berbeda. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denise Chariesta Pengen Makan Nasi Goreng, Auto Beli Segerobaknya nih?

Denise Chariesta Pengen Makan Nasi Goreng, Auto Beli Segerobaknya nih?

Entertainment | Sabtu, 06 Februari 2021 | 08:15 WIB

Inul Daratista Ogah Tanggapi Tantangan Denise Chariesta

Inul Daratista Ogah Tanggapi Tantangan Denise Chariesta

Sumsel | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:31 WIB

Soal Denise Chariesta, Inul Daratista: TV Jangan Wadahi Orang Cari Sensasi

Soal Denise Chariesta, Inul Daratista: TV Jangan Wadahi Orang Cari Sensasi

Entertainment | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB